Jakarta - Tiga warga di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, menjadi korban pembacokan oleh sekelompok geng motor. Polisi berhasil mengamankan lima terduga pelaku dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat (26/6) dini hari tersebut.
Kronologi Kejadian
Peristiwa berlangsung sekitar pukul 04.20 WIB di Jalan Tanah Tinggi XII, Jakarta Pusat. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengungkapkan bahwa para pelaku diduga merupakan anggota geng motor yang tengah melakukan konvoi. "Aksi yang viral di media sosial tersebut dilakukan oleh kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 40 orang dengan menggunakan sekitar 20 sepeda motor," kata Reynold dalam keterangannya, Minggu (28/6).
Para pelaku datang secara berkelompok dan menyerang warga yang berada di lokasi. Akibatnya, tiga warga mengalami luka bacok di bagian punggung, pinggang, dan lengan. "Para pelaku datang secara berkelompok dan melakukan penyerangan terhadap warga yang sedang berada di lokasi, mengakibatkan tiga orang mengalami luka bacok pada bagian punggung, pinggang, dan lengan," ucap Reynold.
Penanganan Korban dan Penangkapan Pelaku
Ketiga korban segera mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum untuk kepentingan penyidikan. Berdasarkan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan lima pelaku berinisial P, HS, IW, AS, dan MDP. Selain itu, petugas turut mengamankan barang bukti berupa dua bilah celurit, dua unit sepeda motor yang diduga digunakan saat kejadian, satu jaket milik pelaku, rekaman CCTV, serta hasil visum korban.
Reynold menegaskan komitmen polisi dalam menindak tegas segala bentuk aksi kekerasan dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. "Kami akan terus memburu pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," tegasnya.
Pengembangan Kasus
Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya. "Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang telah teridentifikasi serta mendalami keterkaitan kelompok gengster yang terlibat, termasuk aktivitas mereka di media sosial. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada kepolisian," kata Saiful Anwar.
Saat ini kelima terduga pelaku telah diamankan di Polsek Johar Baru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus memburu pelaku lain yang telah masuk dalam DPO.



