Polresta Tangerang saat ini tengah mengintai sekitar 30 akun media sosial yang diduga kuat terafiliasi dengan jaringan gangster. Langkah ini diambil sebagai upaya responsif untuk menekan angka kriminalitas jalanan dan aksi tawuran di wilayah hukum Kabupaten Tangerang. Terlebih, adanya dugaan tindakan tawuran yang diawali dengan janjian melalui media sosial.
Pemantauan Ketat oleh Polsek
Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengungkapkan bahwa pihak kepolisian tengah memantau ketat sekitar 30 akun media sosial yang diduga kuat terafiliasi dengan jaringan gangster. Akun-akun tersebut tersebar di wilayah hukum 10 Polsek dan mencakup 18 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Contohnya, akun @kilometer18 dan @mystery16 diketahui merupakan kelompok gangster yang sempat terlibat aksi tawuran di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. "Kurang lebih ada 30 akun untuk sementara yang kita pantau dalam patroli siber," ujar Kapolsek, Jumat (29/5/2026).
Kerja Sama dengan Akun Informasi Lokal
Untuk memperdalam penyelidikan, Polresta Tangerang turut menggandeng sejumlah akun informasi lokal atau homeless media yang aktif di platform Instagram maupun TikTok, seperti Cikupa Update dan About Citra Raya. "Sinergi ini diharapkan dapat membantu kami dalam melacak pergerakan kawanan tersebut serta menemukan bukti-bukti baru di lapangan," kata Syamsul.
Anggota Gangster di Bawah Umur
Berdasarkan hasil profil kepolisian, rata-rata anggota dari kelompok gangster siber ini masih berstatus anak di bawah umur. Menanggapi fenomena tersebut, kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga menggencarkan langkah preventif melalui sektor pendidikan. "Kami aktif berkoordinasi dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang melalui program Police Goes to School yang digelar setiap hari Senin," kata Syamsul.
Upaya Preventif dan Edukasi
Polresta Tangerang berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan tindakan preventif guna menekan angka kriminalitas yang melibatkan remaja. Dengan melibatkan sekolah dan masyarakat, diharapkan kesadaran akan bahaya gangsterisme dapat ditingkatkan. Program Police Goes to School menjadi salah satu andalan untuk memberikan edukasi kepada pelajar tentang bahaya tawuran dan penggunaan media sosial yang bijak.



