KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung, Terkait Kasus Ijon Proyek Bupati Bekasi
KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung, Terkait Kasus Ijon Proyek Bupati Bekasi

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di kediaman Wakil DPRD Jawa Barat Ono Surono di Kota Bandung. Operasi ini merupakan bagian dari penyidikan lanjutan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan praktik suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Penjelasan Resmi dari KPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa penggeledahan dilakukan pada Rabu, 1 April 2026. "Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, hari ini Rabu (1/4), penyidik melakukan penggeledahan di rumah ONS, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat," ujar Budi saat dikonfirmasi. Ia menambahkan bahwa lokasi penggeledahan berada di Bandung dan kegiatan tersebut masih berlangsung pada saat pernyataan diberikan.

Keterkaitan dengan Kasus Bupati Bekasi

Kasus ini menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) sebagai tersangka utama. Ade Kuswara diduga menerima uang suap dan penerimaan lainnya yang mencapai total Rp14,2 miliar selama masa jabatannya pada periode 2025-2030. Dugaan penerimaan ini meliputi ijon atau uang proyek sebesar Rp9,5 miliar dari pihak swasta antara Desember 2024 hingga Desember 2025. Ijon sendiri merujuk pada istilah untuk pemberian uang pelicin di luar anggaran resmi pengadaan proyek, yang dijanjikan sebelum waktunya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dua Tersangka Lain dalam Perkara

Selain Ade Kuswara, KPK juga telah menetapkan dua orang lain sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Kepala Desa Sukadami di Kecamatan Cikarang Selatan, yang juga merupakan ayah dari Bupati HM Kunang (HMK), serta Sarjani (SRJ) selaku perwakilan dari pihak swasta. Penetapan ini menunjukkan bahwa penyidikan KPK menjangkau berbagai pihak yang diduga terlibat dalam jaringan korupsi tersebut.

Riwayat Pemeriksaan Ono Surono oleh KPK

Sebelum penggeledahan ini, Ono Surono yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Barat telah dipanggil oleh KPK pada Kamis, 15 Januari 2026. Saat itu, ia diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Ono mengaku bahwa penyidik KPK menanyakan berbagai hal, termasuk dugaan aliran uang suap dalam kasus korupsi yang melibatkan Ade Kuswara. "Ada beberapa lah yang ditanyakan. Iya (dicecar soal aliran uang)," kata Ono usai pemeriksaan. Namun, ia enggan membeberkan detail lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan tersebut.

Penyidik juga mendalami peran dan tugas Ono Surono sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Barat, bukan hanya posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD Jabar. Ade Kuswara sendiri merupakan politikus PDIP yang menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, menunjukkan koneksi partai dalam kasus ini. Penggeledahan rumah Ono Surono menandai perkembangan signifikan dalam penyidikan KPK, yang terus berupaya mengungkap praktik korupsi di sektor pemerintahan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga