Bareskrim Polri berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dan cairan vape yang mengandung THC atau etomidate di Kalimantan Timur. Dalam operasi tersebut, petugas menyita 15 paket sabu dan 315 buah cartridge vape yang diduga mengandung zat berbahaya.
Kronologi Pengungkapan
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi yang diterima tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada 16 Mei 2026. Informasi tersebut menyebutkan adanya peredaran narkoba di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Sekitar pukul 20.00 WITA, tim Subdit IV Dittipidnarkoba bersama Satgas NIC Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury melakukan penyamaran. Mereka mencurigai seorang pengendara sepeda motor yang diduga akan mengedarkan narkotika bersama rekannya di wilayah Kaltim.
"Pada saat kedua orang tersebut mendekati sebuah kendaraan roda empat warna merah dan membuka pintu untuk melakukan pengecekan isi mobil tersebut, salah satu target masuk ke dalam mobil untuk membawa kendaraan tersebut. Kemudian tim gabungan segera mengamankan target. Satu orang berhasil diamankan dan satu orang lainnya berhasil melarikan diri," kata Eko.
Penangkapan Tersangka
Satu orang yang berhasil diamankan adalah Hadi Sapura atau HS. Tersangka mengaku mendapatkan arahan dari seseorang bernama Jarwo, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), untuk mengirimkan sabu dan vape yang mengandung etomidate. "HS mendapat arahan dari seseorang bernama Jarwo (DPO) untuk mengirimkan narkotika jenis sabu dan vape diduga mengandung THC/etomidate ke Pelabuhan Penyeberangan Ferry Kariangau dengan upah Rp15 juta," ujar Eko.
Tim gabungan kemudian menggeledah mobil Honda Jazz warna merah dengan nomor polisi KT-1785-IU dan menemukan barang bukti narkotika. "Ditemukan 15 bungkus kemasan diduga sabu dan 315 pieces cartridge vape diduga mengandung THC/etomidate," katanya.
Kasus ini masih dalam pengembangan untuk menangkap pelaku lain yang melarikan diri.



