Empat Influencer Tak Hadiri Pemeriksaan Kasus Hanania Travel, Awkarin Absen Tanpa Keterangan
4 Influencer Tak Hadir di Pemeriksaan Kasus Hanania Travel

Jakarta - Sebanyak empat orang influencer tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dari kepolisian dalam kasus dugaan penipuan yang melibatkan agen perjalanan Hanania Travel. Salah satu dari mereka yang absen tanpa memberikan keterangan adalah Karin Novilda, yang lebih dikenal dengan nama Awkarin.

Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto, menyampaikan bahwa Sara Gibson, Audrey Jesselyn, dan Dara Arafah seharusnya diperiksa pada tanggal 12 Juni. Namun, ketiganya tidak hadir dan pemeriksaan mereka pun dijadwalkan ulang pada tanggal yang sama di tahun 2026.

"Adapun influencer lain yang dijadwalkan pada hari yang sama, yaitu Sara Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ), dan Dara Arafah (DA), belum hadir dan dijadwalkan ulang untuk pemeriksaan pada 12 Juni 2026," ujar Kombes Budi dalam keterangannya pada Senin (8/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Awkarin Absen Tanpa Keterangan

Kombes Budi juga mengungkapkan bahwa Awkarin tidak hadir tanpa memberikan alasan apa pun. "Sementara itu, Karin Novilda (KN) tidak hadir tanpa keterangan," ucapnya.

Keanu Diperiksa dengan 28 Pertanyaan

Sementara itu, selebgram Keanu telah menjalani pemeriksaan oleh polisi terkait kasus yang sama. Pemeriksaan terhadap Keanu berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB. Selama proses tersebut, penyidik mengajukan sebanyak 28 pertanyaan yang berfokus pada kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel yang bersangkutan.

"Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan. Yang pada pokoknya mendalami kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel tersebut," ungkapnya.

Tersangka Hanania Travel Resmi Ditahan

Polda Metro Jaya telah menetapkan bos Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan atau ASF, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan dana perjalanan umrah. Farhan, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, kini resmi ditahan oleh pihak berwajib.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga