KOMPAS.com - Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dinilai telah memperlihatkan potensi besar di Polytron Indonesia Open 2026 meskipun harus mengakui keunggulan lawan di partai final. Turnamen bergengsi BWF World Tour level Super 1000 ini berlangsung di Istora Senayan pada Minggu, 7 Juni 2026.
Penampilan Percaya Diri Raymond/Nikolaus
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin tampil penuh percaya diri di hadapan pendukung tuan rumah. Mereka menghadapi wakil Malaysia yang lebih senior, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Pada gim pertama, pasangan Indonesia mampu mendominasi permainan. Raymond bertindak sebagai penggebuk dari belakang, sementara Nikolaus sigap menunggu bola tanggung di depan net.
Meski akhirnya kalah, performa mereka mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Potensi besar yang ditunjukkan menjadi modal berharga untuk turnamen-turnamen selanjutnya.



