Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Indonesia (UI). Sidang tersebut digelar di Balai Sidang UI Depok, Jawa Barat, pada Kamis (2/7/2026).
Sidang Terbuka Promosi Doktor
Yusril mempertahankan disertasinya di bidang filsafat di hadapan para penguji. Dalam keterangannya usai sidang, ia menyatakan, “Acara promosi Doktor di bidang filsafat pada hari ini.” Keberhasilan ini menambah daftar panjang pencapaian akademik Yusril di tengah kesibukannya sebagai pejabat tinggi negara.
Disertasi Bidang Filsafat
Disertasi yang diangkat Yusril mengkaji tema-tema filsafat yang relevan dengan hukum dan HAM. Meskipun detail spesifik disertasi belum dirilis, sidang promosi doktor ini menunjukkan komitmen Yusril dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang filsafat yang menjadi fondasi pemikiran hukum dan kebijakan publik.
Pencapaian Akademik di Tengah Jabatan Strategis
Yusril adalah tokoh hukum dan politik yang sudah lama berkecimpung di pemerintahan. Raihan gelar doktor ini membuktikan bahwa ia mampu menyeimbangkan tugas sebagai Menko dengan studi doktoral. UI sebagai institusi terkemuka di Indonesia menjadi saksi pencapaian ini, yang diharapkan dapat menginspirasi pejabat publik lainnya untuk terus mengembangkan diri secara akademis.



