Istri Kedua Bupati Kuansing Diamankan KPK karena Pakai Pajero Suap
Istri Kedua Bupati Kuansing Diamankan KPK Pakai Pajero Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Suci Nitia Edward, istri kedua Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di rumah dinas bupati. Suci diketahui menggunakan satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport senilai Rp 700 juta yang merupakan hasil suap yang diterima Suhardiman dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnain.

OTT di Rumah Dinas Bupati

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026) malam, menjelaskan bahwa saat tim penyidik mendatangi rumah dinas bupati untuk mencari Suhardiman, yang ditemukan hanyalah Suci. "Untuk istri keduanya tadi memang sempat diamankan karena yang ditemukan oleh tim di lapangan tadi ketika ke rumahnya SA, yang ada hanyalah istrinya itu sebagai saksi dalam perkara ini," ujar Taufik.

Penyidik telah mengantongi nama Suci sebagai pihak yang menggunakan salah satu aset suap Suhardiman, yaitu mobil Pajero Sport yang diberikan Zulkarnain. "Bahwa betul tadi istri kedua Bupati ini kita amankan juga oleh tim karena kebetulan untuk yang mobil Pajero Sport itu digunakan oleh istri keduanya Bupati," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Suap Pajero Sport pada 2021

KPK mengungkap bahwa Suhardiman, saat masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing pada 2021, menerima suap berupa mobil Pajero Sport dari Zulkarnain. Suap tersebut diberikan agar Zulkarnain dapat menduduki jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing. "Ini bukan yang pertama dilakukan oleh ZKN (Zulkarnain). Pada saat yang bersangkutan menduduki jabatan kadis juga sempat memberikan sesuatu kepada SA yang saat itu masih Plt Bupati," jelas Taufik.

Zulkarnain membeli mobil Pajero Sport senilai Rp 700 juta secara kredit. Pembeliannya dibantu oleh Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC), Ardiles. KPK menduga Ardiles mendapatkan 13 proyek di Dinas PUPR sebagai imbalan atas bantuannya. Total nilai proyek yang diperoleh Ardiles pada 2022 mencapai Rp 1,2 miliar. "ARD kembali menjadi pemenang proyek di sejumlah dinas dan sekretariat daerah Kuansing pada tahun 2025 dan 2026 dengan nilai lebih dari Rp 966 juta," ujar Taufik.

Suap Land Cruiser untuk Jabatan Sekda

Pada 2026, Suhardiman kembali diduga menerima suap berupa mobil Toyota Land Cruiser 300 GR-S senilai Rp 2,05 miliar untuk memilih Zulkarnain sebagai Sekda Kuansing. Kasus ini berawal pada April 2025 ketika terdapat dua calon Sekda Kuansing, yaitu Fahdiansyah (Asisten I Pemkab Kuansing) dan Zulkarnain (Kadis PUPR). "SA (Suhardiman Amby) selaku Bupati Kuansing periode 2025-2030 kemudian 'meminta syarat' mobil SUV Toyota Land Cruiser 300 GR-S kepada para pihak atau calon yang mengikuti proses seleksi jabatan Sekda Kuansing," ungkap Taufik.

Hanya Zulkarnain yang menyanggupi permintaan tersebut dan kemudian terpilih menjadi Sekda. Untuk memenuhi permintaan itu, Zulkarnain membeli mobil Land Cruiser secara kredit dengan cicilan Rp 46,5 juta per bulan selama 5 tahun. Profil Zulkarnain tidak memenuhi syarat pengajuan kredit, sehingga ia menggunakan identitas Ardiles untuk proses kredit.

Penetapan Tersangka dan Pasal yang Dijerat

KPK menetapkan Suhardiman sebagai tersangka penerima suap, sementara Zulkarnain dan Ardiles sebagai pemberi suap. Suhardiman disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b dan/atau Pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Zulkarnain dan Ardiles dijerat Pasal 605 atau Pasal 606 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

KPK akan terus memeriksa Suci Nitia Edward untuk mendalami keterlibatannya dalam kasus ini. "Jadi untuk status istri kedua SA adalah sebagai saksi dalam perkara ini," pungkas Taufik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga