Jakarta Fair 2026 Diserbu 1,5 Juta Orang dalam Seminggu Pertama
Jakarta Fair 2026 Diserbu 1,5 Juta Orang dalam Seminggu

Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 yang baru berjalan satu pekan telah menarik lebih dari 1,5 juta pengunjung. Rata-rata kedatangan harian hampir mencapai 200 ribu orang. Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menyebut antusiasme ini sebagai sinyal positif bagi perekonomian ibu kota.

Antusiasme Tinggi dan Indikator Ekonomi

“Melihat kondisi Jakarta Fair saat ini, pergerakan ekonomi nasional, khususnya di Jakarta, menunjukkan perkembangan yang sangat baik,” ujar Uus Kuswanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (21/6/2026). Menurutnya, Jakarta Fair merupakan indikator kondisi ekonomi DKI Jakarta yang sehat dan stabil. Sejak pertama kali digelar pada 1968, pameran tahunan ini menjadi ruang penting bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk dan menjaga optimisme pasar. Agenda ini hanya pernah ditiadakan pada 2020 akibat pandemi COVID-19.

Target Transaksi dan Pengunjung

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan total transaksi JFK 2026 mencapai Rp8 triliun, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp7,3 triliun dengan 5,9 juta pengunjung. Pramono optimistis jumlah pengunjung tahun ini bisa melampaui enam juta orang. Semangat kolaborasi dalam penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini menjadi modal penting menyongsong usia lima abad Jakarta pada 2027, memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram