Kapal Tanker Iran Akhirnya Keluar dari Blokade AS di Teluk
Kapal Tanker Iran Akhirnya Keluar dari Blokade AS

Kapal-kapal tanker minyak Iran akhirnya berhasil keluar dari zona blokade di perairan Teluk yang sebelumnya diblokade oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Informasi ini disampaikan oleh situs web pelacak kapal TankerTrackers pada Rabu (17/6/2026), yang menyebutnya sebagai ekspor minyak mentah pertama Iran dalam dua bulan terakhir.

Dua Kapal Tanker Super Bawa 3,8 Juta Barel

Menurut TankerTrackers, setidaknya dua kapal tanker super Very Large Crude Carrier (VLCC) milik National Iranian Tanker Company (NITC) bernama DIONA dan HERO2 telah keluar dari perimeter blokade Angkatan Laut AS. Kedua kapal tersebut membawa total 3,8 juta barel minyak mentah Iran. Data ini diperkuat oleh pelacakan digital dan citra satelit, sebagaimana dilansir kantor berita AFP.

Situs pemantau pengiriman minyak tersebut juga menambahkan bahwa kapal tanker NITC ketiga telah keluar dari garis blokade dengan membawa 1 juta barel minyak mentah Iran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Trump Konfirmasi Kesepakatan Damai

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran telah ditandatangani. Ia menegaskan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka sepenuhnya pada Jumat (19/6/2026).

Dalam pernyataannya di Evian-Les-Bains, Prancis, di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Trump mengatakan, "Kesepakatan dengan Teheran sudah ditandatangani." Namun, ia tidak menjelaskan apakah Iran juga ikut menandatangani dokumen tersebut. Trump menambahkan, "Kesepakatan sudah ditandatangani, dan Selat sudah sebagian dibuka." Ia memastikan Selat Hormuz akan terbuka penuh akhir pekan ini.

Peran Pakistan dalam Kesepakatan

Kesepakatan damai AS-Iran pertama kali diumumkan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Senin (15/6). Sharif menyatakan bahwa Washington dan Teheran sepakat untuk menghentikan pertempuran secara segera dan permanen di semua front, termasuk Lebanon.

Trump kemudian mengonfirmasi kesepakatan tersebut melalui media sosial Truth Social. Ia mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade laut AS. "Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!" tulis Trump.

Ia juga mengisyaratkan dimulainya kembali lalu lintas maritim dan pengiriman energi melalui jalur perairan strategis tersebut dengan pernyataan: "Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!"

Konflik antara Iran dan AS meletus pada akhir Februari, dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan terhadap Israel dan sekutu AS di kawasan tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga