Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi meluncurkan program Integrasi dan Transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Melalui Koperasi di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Belitung, pada Minggu (5/7/2026). Program ini bertujuan mengubah pengelolaan pariwisata yang selama ini bersifat informal menjadi lebih terstruktur, akuntabel, dan berdaya saing melalui badan usaha koperasi.
Menteri Koperasi: Koperasi Beri Kemudahan Akses Pembiayaan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa transformasi ini akan memberikan berbagai kemudahan bagi koperasi, termasuk akses pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan kelembagaan dan usaha, serta fasilitasi sarana dan prasarana pariwisata dari pemerintah. "Dengan begitu koperasi akan memiliki kemudahan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan kelembagaan dan usaha, serta fasilitasi sarana dan prasarana pariwisata dari pemerintah," katanya dalam keterangan tertulis.
Ferry menambahkan bahwa integrasi ini diharapkan membuka peluang lebih besar bagi koperasi untuk berkembang sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia meyakini pilot project yang dimulai di Kabupaten Belitung dapat memperkuat daya saing sektor pariwisata di daerah. "Harapannya dengan transformasi Pokdarwis menjadi koperasi ini bisa menjadi instrumen baru bagi pengembangan kegiatan pariwisata dan juga kegiatan pendukung pariwisata yang nanti manfaatnya tentu kembali ke masyarakat," ujarnya.
Kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih
Kemenkop berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar koperasi berkembang secara optimal. Kegiatan usaha koperasi juga dapat dikolaborasikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat. Ferry optimistis Belitung sebagai salah satu wilayah percontohan mampu berkembang menjadi destinasi wisata unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan begitu, peningkatan sektor pariwisata diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya anggota koperasi.
"Kami dari Kementerian Koperasi dan Kementerian Pariwisata akan kerja sama mendukung Bupati Belitung dan seluruh masyarakat di Belitung untuk menjadikan daerah ini semakin mampu bersaing dengan sektor wisatanya," jelas Ferry.
Menteri Pariwisata: Pokdarwis Ujung Tombak Tanpa Legalitas
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan program integrasi dan transformasi Pokdarwis melalui koperasi diterapkan di delapan desa wisata, termasuk Belitung, sebagai wilayah percontohan. Menurutnya, Pokdarwis selama ini menjadi ujung tombak pengembangan pariwisata desa, tetapi belum memiliki legalitas sebagai badan usaha. Karena itu, koperasi diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat, meningkatkan kapasitas usaha, sekaligus memastikan nilai tambah sektor pariwisata kembali dirasakan masyarakat.
"Kita ingin membangun ekosistem pariwisata yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi tapi juga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Semoga melalui integrasi ini bisa menjadi babak baru bagi desa wisata yang kuat kelembagaannya dan sejahtera masyarakatnya," katanya.
Bupati Belitung: Koperasi Penggerak Ekonomi Rakyat
Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadikan koperasi sebagai penggerak baru ekonomi rakyat. Ia mengajak seluruh kepala desa memandang koperasi sebagai wadah nyata untuk menciptakan lapangan kerja, bukan sekadar memenuhi aspek administratif. Djoni menambahkan, Belitung memiliki mimpi besar untuk dikenal bukan hanya karena pantai indahnya, tetapi juga karena koperasi yang maju dan sehat.
"Jika dapat dukungan pemerintah pusat kami yakin akan meningkatkan kepercayaan investor dan akan menggerakkan ekonomi masyarakat serta dapat memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia," pungkasnya.
Dalam acara ini juga dilakukan deklarasi integrasi dan transformasi Pokdarwis menjadi koperasi yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Ketua Pokdarwis, Ketua KDKMP dan Dinas terkait di Kabupaten Belitung.



