Depok - Situ Bahar yang terletak di Cilodong, Depok, Jawa Barat, mengalami perubahan warna menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau menyengat. Kondisi ini diduga kuat akibat pencemaran limbah. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok segera mengambil langkah tindak lanjut.
Video Viral Perlihatkan Warna Hitam Pekat
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi danau yang menghitam. Dalam narasi video tersebut disebutkan bahwa pencemaran Situ Bahar telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan yang memadai.
Langkah DLHK Depok
Kepala Dinas LHK Reni Siti Nuraeni menyatakan bahwa Pemerintah Kota Depok akan menindaklanjuti kasus ini bersama dengan DLH Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah akan berupaya mencari perusahaan yang diduga membuang limbah ke badan air yang bermuara di Situ Bahar.
"Kami akan tindak lanjut kembali dengan DLH Kabupaten Bogor untuk follow up ke perusahaan yang membuang limbah ke badan air yang muaranya di situ tersebut," ujar Reni saat dihubungi wartawan pada Minggu (14/6/2026).
Reni menambahkan bahwa DLHK Depok akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk melakukan pengerukan sedimentasi. Selain itu, DLHK akan menginventarisir limbah domestik dari warga agar dapat diolah sebelum masuk ke badan air.
"Untuk sedimentasi rencana kami akan koordinasi dengan Dinas PUPR untuk pengerukan. Sedangkan untuk limbah domestik yang bersumber dari warga akan kami inventarisir dan dipastikan terolah sebelum masuk ke badan air atau situ tersebut," jelasnya.
Sebelumnya, pada tahun 2025, DLHK Depok telah mengirimkan surat kepada Pemerintah Kabupaten Bogor terkait pencemaran ini. Namun, tahun ini mereka akan kembali melakukan follow up untuk memastikan tindak lanjut yang lebih konkret.
"Sehingga Kabupaten Bogor tahun 2025 sebetulnya kami sudah mengirim surat untuk itu, tapi tahun ini kami akan follow up kembali," ucapnya.
Pengawasan Perusahaan Sekitar
Reni menegaskan bahwa pihaknya akan mencari perusahaan yang bertanggung jawab atas pembuangan limbah tersebut. DLHK Depok akan mengawasi perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan lingkungan.
"Iya betul (kami cari perusahaan yang membuang limbah). Potensi sumber pencemarnya sudah ada dan sudah kami informasikan juga. Walau begitu, untuk perusahaan-perusahaan sekitar lokasi situ tetap kami awasi supaya tetap taat aturan," tutupnya.



