Dukcapil Pastikan Layanan Adminduk Tetap Optimal Sepanjang Ramadan 2026
Dukcapil Jamin Layanan Adminduk Tetap Buka Selama Ramadan

Dukcapil Komitmen Jaga Layanan Adminduk Selama Ramadan

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa layanan administrasi kependudukan (adminduk) akan tetap beroperasi secara optimal sepanjang bulan Ramadan. Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi, menginstruksikan seluruh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di tingkat kabupaten dan kota untuk melakukan penyesuaian jam operasional guna memastikan kelancaran pelayanan.

Teguh menekankan bahwa penyesuaian ini tidak boleh mengorbankan kualitas layanan kepada masyarakat. Dia menyatakan bahwa adminduk merupakan layanan dasar yang harus tetap tersedia selama Ramadan, mencakup berbagai kebutuhan seperti perekaman dan pencetakan KTP-el, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), penerbitan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta dokumen kependudukan lainnya.

Penyesuaian Jam Operasional dan Layanan Jemput Bola

Selama Ramadan, jam pelayanan umumnya akan dimulai lebih awal. Untuk hari Senin hingga Kamis, layanan akan berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 14.00 atau 15.00 WIB. Pada hari Jumat, operasional akan dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir lebih awal, yaitu pukul 11.00 WIB atau 13.00 WIB, dengan waktu istirahat dan salat Jumat yang diperpanjang. Sementara itu, untuk hari Sabtu atau akhir pekan, layanan tetap dibuka dengan jam terbatas, seperti contoh di Kabupaten Sukoharjo yang menggelar "Sabtu Ceria" dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Teguh juga mendorong pelaksanaan program jemput bola atau "Ramadan On The Spot" yang menyasar perekaman KTP-el di lokasi-lokasi tertentu, terutama bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan lansia. Dia mengimbau setiap daerah untuk menginformasikan jadwal terbaru melalui media sosial atau situs resmi masing-masing agar masyarakat dapat mengakses informasi dengan mudah.

Percepatan Digitalisasi dan Pemanfaatan Layanan Online

Di samping layanan offline, Ditjen Dukcapil mendorong percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), khususnya di 40 kabupaten/kota yang menjadi lokasi piloting digitalisasi program perlindungan sosial (Perlinsos). Teguh menegaskan bahwa aktivasi IKD sangat penting untuk memastikan ketepatan sasaran dan integrasi data dalam penyaluran bantuan sosial berbasis digital.

"Mari kita manfaatkan Ramadan sebagai momentum percepatan transformasi digital kependudukan. Aktivasi IKD harus kita dorong bersama agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan publik dan program perlindungan sosial," ujar Teguh. Dia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan online yang tersedia, seperti aplikasi Alpukat Betawi di DKI Jakarta, untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan secara praktis.

Ditjen Dukcapil akan terus memantau pelaksanaan layanan di seluruh daerah untuk memastikan standar yang prima. Teguh menegaskan bahwa Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kualitas layanan, melainkan momentum untuk meningkatkan integritas, percepatan digitalisasi, dan pelayanan publik yang lebih baik. Layanan Live Chat di website resmi Dukcapil juga tetap aktif selama Ramadan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga