Pramono Anung Klaim Banjir di DI Pandjaitan dan Daan Mogot Sudah Ditangani
Pramono Klaim Banjir DI Pandjaitan-Daan Mogot Sudah Surut

Pramono Anung Klaim Banjir di DI Pandjaitan dan Daan Mogot Sudah Ditangani

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pihaknya selalu memberikan perhatian serius terhadap kejadian banjir di ibu kota. Dalam pernyataan terbarunya, Pramono mengungkapkan bahwa banjir yang sempat menggenangi Jalan DI Pandjaitan dan Jalan Daan Mogot kini telah berhasil ditangani oleh timnya.

Penanganan Cepat Sejak Pagi Hari

"Jadi dari tadi pagi saya ngurusin banjir. Tapi nggak begitu lama, nggak lebih dari satu setengah, dua jam, hampir semua jalan sudah kering," ujar Pramono kepada wartawan di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/2/2026). Dia menambahkan bahwa pada hari ini, semua jalan di Jakarta telah surut dari banjir, termasuk di lokasi-lokasi yang sebelumnya terdampak seperti Jalan DI Pandjaitan, Jalan Daan Mogot, dan Pesing.

"Jadi, kalau kamu tanya hari ini sekarang ini, semua jalan, termasuk DI Pandjaitan, Daan Mogot, Pesing, dan sebagainya, semuanya sudah tidak terjadi banjir. Karena saya kontrol betul urusan itu," tegasnya. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas pengelolaan situasi darurat yang terjadi akibat curah hujan tinggi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modifikasi Cuaca sebagai Langkah Antisipasi

Pramono menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selalu mengantisipasi segala kemungkinan terkait cuaca ekstrem. Setiap hari, Pemprov menerima data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengambil keputusan yang tepat. "Setiap hari kita putuskan tanpa sekarang ini teman-teman tahu atau nggak sebenarnya beberapa kali kalau memang diperlukan modifikasi cuaca ya kami lakukan," jelasnya.

Dia mencontohkan bahwa pada hari ini, evaluasi dilakukan berdasarkan data curah hujan yang cukup tinggi sejak semalam. "Seperti hari ini apakah diperlukan atau tidak, karena memang dari semalam itu sebenarnya curah hujannya cukup tinggi," ucap Pramono. Modifikasi cuaca ini dilakukan sesuai rekomendasi dari BMKG untuk mencegah potensi banjir yang lebih parah.

"Kami nggak perlu lagi menyampaikan bahwa perlu dilakukan, yang jelas bahwa sekarang ini cuaca di Jakarta dan sekitarnya, bukan hanya di Jakarta. Kalau memang curah hujannya tinggi mau tidak mau harus ada modifikasi cuaca," tuturnya. Pramono menegaskan komitmennya dengan menyatakan, "Pokoknya kalau BMKG mengatakan kemungkinan curah hujannya di atas 200 mm per hari pasti kami lakukan modifikasi cuaca."

Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di masa depan, terutama di daerah rawan seperti Jabodetabek. Pramono menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah dan lembaga terkait untuk menjaga keselamatan warga Jakarta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga