Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan pesan khusus kepada Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali, setelah ia dikukuhkan sebagai guru besar tetap di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI), Depok. Firdaus mengungkapkan bahwa Pramono memintanya untuk menghadirkan solusi konkret dalam menyelesaikan permasalahan pesisir Jakarta.
Pesan Pramono untuk Firdaus Ali
Firdaus menyatakan bahwa dorongan dari Pramono menjadi salah satu motivasi utama dalam perjalanan kariernya, termasuk setelah resmi menyandang gelar profesor. Ia mengungkapkan bahwa Pramono berharap berbagai gagasan inovatif yang dimilikinya dapat diterapkan secara nyata untuk membantu Jakarta.
"Pak Gubernur minta tentunya apa yang menjadi pemikiran-pemikiran inovatif untuk bisa menyelesaikan persoalan Jakarta ya saya harus bantu. Dan itu memang tugas saya di Jakarta," kata Firdaus usai acara pengukuhan, Rabu (6/5/2026).
Persoalan Mendesak di Pesisir Jakarta
Menurut Firdaus, salah satu persoalan paling mendesak yang dihadapi Jakarta saat ini adalah pengamanan wilayah pesisir. Ia menekankan pentingnya percepatan program perlindungan pantai utara dari ancaman banjir rob dan kenaikan muka air laut.
"Yang paling mendesak itu terkait pengamanan pesisir. Pemerintah sudah membentuk Badan Otorita Pengelolaan Pantai Utara Jakarta, dan dalam waktu dekat ini akan dibangun Giant Sea Wall atau tanggul laut," ujarnya.
Gagasan Tata Kelola Air Jakarta
Firdaus menjelaskan bahwa konsep pengelolaan air di Jakarta sebenarnya telah dirancang sejak ia aktif di Balai Kota pada 2005. Pengalamannya bekerja lintas era kepemimpinan membuat berbagai gagasan tersebut kini siap untuk diimplementasikan.
"Gagasan-gagasan itu sebetulnya sudah menjadi bagian dari perencanaan tata kelola air Jakarta. Jadi tinggal bagaimana kita menjalankan dan menyempurnakannya," jelasnya.
Syukur atas Pengukuhan Guru Besar
Firdaus juga mengaku bersyukur atas pengukuhannya sebagai guru besar di UI. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil perjalanan panjang dalam karier akademik dan profesionalnya di bidang pengelolaan air.
"Pertama saya bersyukur karena hari ini dikukuhkan sebagai guru besar tetap di FTUI. Ini perjalanan panjang sekali, dan alhamdulillah bisa sampai di titik ini," imbuhnya.



