Oman Buka Koridor Maritim Sementara di Selat Hormuz
Oman Buka Koridor Maritim Sementara di Selat Hormuz

Oman mengumumkan pembukaan koridor maritim sementara bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz pada Selasa (23/6/2026). Keputusan ini diambil sebagai bagian dari tanggung jawab Oman terhadap salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia.

Komitmen terhadap Kebebasan Navigasi

Oman menyebut langkah tersebut juga menjadi bentuk komitmen terhadap kebebasan navigasi dan penerapan hukum internasional di kawasan tersebut. Pembukaan koridor maritim sementara itu dilakukan melalui koordinasi dengan Organisasi Maritim Internasional atau International Maritime Organization (IMO).

Menurut pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Oman, koridor ini akan beroperasi untuk periode terbatas guna memastikan kelancaran lalu lintas kapal di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk. Oman menekankan bahwa langkah ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak terhadap Pelayaran Global

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Samudra Hindia. Sekitar 20 persen dari total konsumsi minyak dunia melewati selat ini setiap harinya. Pembukaan koridor diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan pasokan energi global.

"Ini adalah langkah penting untuk menjaga stabilitas maritim dan memastikan kebebasan navigasi sesuai hukum internasional," ujar seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Oman dalam konferensi pers.

Langkah Oman ini mendapat sambutan positif dari IMO dan beberapa negara pengguna jalur pelayaran. Namun, rincian teknis mengenai rute koridor, durasi, dan kapal yang diizinkan masih menunggu pengumuman lebih lanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga