Kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Korea Utara tidak bisa hanya dibaca sebagai gestur persahabatan lama antara dua negara bertetangga. Bagi Beijing, Korea Utara adalah mitra strategis yang sulit dikendalikan, tetapi terlalu penting untuk dilepaskan.
Hubungan yang Ditempa dalam Darah
Hubungan kedua negara kerap disebut “ditempa dalam darah” karena sejarah Perang Korea. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, hubungan itu dibayangi ketidakpercayaan, terutama setelah Pyongyang semakin dekat dengan Moskwa.
Agenda di Balik Pertemuan
Kunjungan Xi ke Korea Utara karena itu lebih mungkin berkaitan dengan upaya menjaga pengaruh China di Pyongyang daripada sekadar mempererat hubungan simbolis. Langkah ini menunjukkan betapa pentingnya Korut bagi strategi regional China.



