Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada sekelompok anak-anak yang berani menghadang sepeda motor yang melintas di trotoar Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap fungsi trotoar yang semestinya diperuntukkan bagi pejalan kaki.
Apresiasi dan Imbauan dari Dishub
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa pihaknya mengapresiasi kepedulian masyarakat, termasuk anak-anak, terhadap pentingnya menjaga fungsi trotoar. Namun, ia juga mengimbau agar tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya tidak dilakukan.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan trotoar yang merupakan hak pejalan kaki serta penyandang disabilitas," jelas Syafrin dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).
Pengawasan dan Koordinasi Lebih Lanjut
Dishub DKI Jakarta memastikan akan melakukan pengawasan dan koordinasi lebih lanjut di lokasi tersebut guna meningkatkan ketertiban dan keselamatan lalu lintas. Penggunaan trotoar oleh kendaraan bermotor dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pejalan kaki maupun pengendara itu sendiri.
"Dinas Perhubungan bersama instansi terkait akan melakukan pengawasan dan koordinasi lebih lanjut di lokasi tersebut guna meningkatkan ketertiban dan keselamatan lalu lintas," tambahnya.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi sekelompok bocah kecil (bocil) menghadang sepeda motor yang naik ke trotoar di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, viral di media sosial. Dalam video tersebut, anak-anak tampak memenuhi area trotoar sambil membawa ranting-ranting pohon yang digunakan untuk memutar balik kendaraan.
Para bocil itu meminta agar pemotor memutar balik. Sebagian besar pengendara motor pun mematuhi permintaan tersebut, meskipun sempat ada satu pengendara yang tetap mencoba melintas namun akhirnya dihadang dan diputar balik juga.
Aksi ini mendapat beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mendukung tindakan anak-anak tersebut karena dianggap peduli terhadap ketertiban lalu lintas, namun ada pula yang mengingatkan agar tetap mengutamakan keselamatan.
Dishub DKI berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan untuk lebih tertib dan tidak menggunakan trotoar sebagai jalur kendaraan bermotor.



