Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa sedikitnya 31 kapal komersial telah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman dalam 24 jam terakhir, meskipun situasi ketidakamanan yang disebabkan oleh militer Amerika Serikat (AS) di perairan Teluk Persia. Kapal-kapal tersebut terdiri dari kapal tanker minyak dan kapal kontainer. IRGC, seperti dilansir Press TV pada Jumat (22/5/2026), menyebutkan bahwa puluhan kapal itu berhasil melewati jalur perairan strategis tersebut di bawah koordinasi dan perlindungan Angkatan Laut mereka.
Teleponan Trump-Netanyahu Memanas soal Perang Iran
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan terlibat percakapan telepon yang tegang pada Selasa (19/5) saat membahas masa depan perang melawan Iran. Kedua pemimpin yang bersekutu itu berselisih pendapat. Netanyahu mendesak untuk mengintensifkan perang, sementara Trump bersikeras bahwa kesepakatan masih mungkin tercapai. Laporan media AS, seperti dikutip TRT World pada Jumat (22/5/2026), menyebutkan bahwa percakapan penuh ketegangan itu terjadi beberapa hari setelah Trump memberi tahu Netanyahu dalam panggilan telepon pada Minggu (17/5) bahwa ia bersiap melancarkan serangan terbaru terhadap Iran.
Mojtaba Khamenei Tegaskan Uranium Diperkaya Harus Tetap di Iran
Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan arahan terbaru mengenai pasokan uranium yang diperkaya milik Teheran. Dalam arahannya, Mojtaba menegaskan bahwa uranium yang hampir mencapai level senjata tidak boleh dikirim ke luar negeri. Arahan ini disampaikan oleh dua sumber senior Iran yang enggan disebut namanya, seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya pada Jumat (22/5/2026). Pernyataan ini mempertegas sikap Teheran terhadap salah satu tuntutan utama AS dalam perundingan damai yang dimediasi oleh Pakistan. Langkah tersebut berpotensi membuat frustrasi Presiden Trump dan mempersulit perundingan untuk mengakhiri perang yang berkecamuk sejak akhir Februari lalu.
Trump Bersumpah Akan Dapatkan Uranium Diperkaya Iran
Presiden AS Donald Trump bersumpah bahwa Washington pada akhirnya akan memperoleh persediaan uranium yang diperkaya milik Iran, meskipun Teheran berulang kali menolak menyerahkan material tersebut. "Kita akan mendapatkan uranium yang sangat diperkaya; kita akan mendapatkannya," tegas Trump saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dilansir Al Arabiya dan Anadolu Agency pada Jumat (22/5/2026). "Kita akan mendapatkannya. Kita tidak membutuhkannya, kita tidak menginginkannya. Kita mungkin akan menghancurkannya setelah mendapatkannya, tetapi kita tidak akan membiarkan mereka memilikinya," ucapnya.
Radio Inggris Keliru Umumkan Wafatnya Raja Charles
Sebuah radio di wilayah Essex, Inggris, meminta maaf setelah secara keliru mengumumkan wafatnya Raja Charles III. Pengumuman itu terjadi akibat kesalahan sistem komputer. Radio Caroline yang beroperasi di Essex pada Selasa (19/5) sore waktu setempat mengalami kesalahan komputer di studio utama yang secara tidak sengaja mengaktifkan "prosedur Wafatnya Raja". Manajer Radio Caroline, Peter Moore, dalam pernyataannya via Facebook mengatakan, "Karena kesalahan komputer pada studio utama kami, prosedur Wafatnya Raja, yang dipersiapkan oleh semua stasiun radio di Inggris dengan harapan tidak akan diperlukan, secara tidak sengaja diaktifkan pada Selasa sore, yang secara keliru mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja telah meninggal dunia."
Garda Revolusi Iran Kawal 31 Kapal Lintasi Selat Hormuz
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa sedikitnya 31 kapal komersial telah melintasi Selat Hormuz dengan aman dalam 24 jam terakhir. Kapal-kapal tersebut termasuk kapal tanker minyak dan kapal kontainer. IRGC, seperti dilansir Press TV, menyebut puluhan kapal itu berhasil melewati jalur perairan strategis tersebut di bawah koordinasi dan perlindungan Angkatan Laut mereka. Pengumuman ini disampaikan oleh Kantor Hubungan Masyarakat Angkatan Laut IRGC dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis (21/5) waktu setempat.



