Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Sumur, Banten, pada Rabu (8/7/2026) pagi. Getaran kuat dirasakan oleh warga, terutama di Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur. Kipong, seorang warga setempat, mengaku merasakan guncangan yang sangat besar.
"Getarannya cukup besar," kata Kipong kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Warga Berhamburan Keluar Rumah
Kipong bersama keluarganya langsung berlari keluar rumah saat gempa terjadi. Meskipun sempat panik, ia menyatakan bahwa kondisi saat ini sudah kondusif. "Kami dan keluarga sempat lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri," ujarnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang melaporkan bahwa hingga saat ini belum ada kerusakan akibat gempa tersebut. Kepala BPBD Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menyatakan bahwa timnya terus memantau situasi.
"Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan ke Pusdalop BPBD. Namun tim kami terus monitor dan berkoordinasi kaitan situasi dan kondisi," kata Riza.
Analisis BMKG: Gempa Tidak Berpotensi Tsunami
Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3 pada kedalaman 43 km. Episenter gempa terletak di koordinat 6,83° LS; 105,04° BT, tepatnya di laut pada jarak 62 km arah Barat Daya Sumur, Banten. Berdasarkan pemodelan tsunami, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Imbauan BPKD: Warga Tetap Tenang dan Waspada
Riza mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan tetap beraktivitas seperti biasa, namun tetap waspada. Ia juga meminta warga untuk terus memantau informasi resmi dari BPBD dan BMKG, serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat.
"Masyarakat tetap tenang, tidak panik, tetap beraktivitas seperti biasa, namun tetap waspada, serta terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan yang hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web, aplikasi infoBMKG. Apabila terjadi kedaruratan silakan hubungi BPBD-PK Kabupaten Pandeglang," imbuhnya.



