Kementerian Agama (Kemenag) menjadi sasaran berbagai informasi keliru atau hoaks yang beredar luas di media sosial. Informasi tersebut kebanyakan menyebar dalam bentuk kutipan palsu yang diklaim sebagai pernyataan resmi Kemenag atau Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Pernyataan Palsu Kemenag
Pernyataan palsu Kemenag tersebut dikaitkan dengan berbagai isu keagamaan yang tengah ramai diperbincangkan. Misalnya, kasus pencabulan santriwati di Kabupaten Pati, pelaksanaan ibadah kurban, hingga pengelolaan zakat.
Penyebaran Tanpa Verifikasi
Unggahan itu pun banyak dibagikan oleh pengguna media sosial tanpa melakukan verifikasi. Padahal, sumber unggahan tidak jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.



