Terungkap! Penganiaya Caddy Golf Tangerang Bukan Pejabat, Ini Profilnya
Penganiaya Caddy Golf Tangerang Bukan Pejabat, Ini Profilnya

Polisi telah menangkap pria yang viral menganiaya seorang caddy golf di Kota Tangerang, Banten. Pelaku berinisial FP (38) bukanlah seorang pejabat seperti yang ramai beredar di media sosial, melainkan seorang wiraswasta.

"(Pelaku) bukan pejabat, wiraswasta biasa," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, Sabtu (27/6) seperti dikutip dari detik.com.

Profil Pelaku: Pengusaha Mobil Bekas

Jauhari mengungkapkan bahwa tersangka merupakan seorang pengusaha jual beli mobil bekas. Ia biasa mencari mobil bekas untuk dijual kembali di luar Jakarta. "Cari mobil second di Jakarta terus jual ke daerah Lampung, Sumatera," kata Jauhari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

FP ditangkap oleh Tim Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota yang dipimpin Kasat Reskrim AKBP Parikhesit, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Penangkapan dilakukan di kediamannya di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Ditetapkan sebagai Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara

Saat ini polisi telah menetapkan FP sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 466 KUHP dan terancam hukuman 5 tahun penjara atas perbuatannya tersebut.

Hasil pemeriksaan sementara, polisi mengungkap bahwa penganiayaan tersebut dipicu oleh percekcokan. Korban disebut cemburu saat pelaku mengucap kalimat 'terima kasih adikku sayang' kepada seorang marshall.

Kronologi Kejadian

Ucapan tersebut didengar oleh korban yang diketahui merupakan caddy golf dan selama ini kerap melayani tersangka saat bermain golf. Korban kemudian tersulut emosi hingga terjadi adu mulut yang berujung pada aksi penganiayaan.

Peristiwa penganiayaan sendiri terjadi pada Selasa (23/6) sekitar pukul 19.51 WIB di area Modern Golf Kota Tangerang. Kejadian ini viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat awalnya korban dan pelaku naik golf car. Keduanya kemudian terlibat cekcok, hingga akhirnya pelaku menjambak rambut korban hingga korban terjatuh dari golf car. Korban kemudian dianiaya oleh pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga