Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, dengan tegas membela Presiden Donald Trump setelah seorang anggota DPR AS, Ted Lieu, mengkritik Trump yang disebut ketiduran saat rapat kabinet. Rubio menyatakan bahwa ia tidak pernah melihat Trump tidur dalam rapat tersebut.
Perdebatan Sengit di Komite Hubungan Luar Negeri
Perdebatan antara Rubio dan Lieu terjadi dalam rapat Komite Hubungan Luar Negeri di DPR AS pada Rabu (3/6) waktu setempat. Dikutip dari The Hill, Lieu menanyakan kepada Rubio apakah ia pernah melihat Trump tertidur selama rapat kabinet.
"Itu tidak benar. Saya belum pernah melihatnya tertidur. Sebaliknya, dia tidak tidur, yang menjadi masalah besar karena dia menelepon saya pukul 02.00 pagi," ujar Rubio kepada para anggota parlemen.
Rubio menambahkan, "Dia menelepon saya pukul 05.00 pagi. Saya suka tidur sebentar, mungkin tidak 12 jam, tetapi setidaknya 6 jam. Jadi dia bekerja. Beberapa hari lalu, dia berada di Ruang Oval pukul 12.30 siang waktu setempat atau pukul 00.30 pagi. Saya tidak tahu apa yang Anda bicarakan."
Tuduhan Lieu dan Bukti Video
Lieu menuduh Rubio berbohong dan menunjukkan sebuah video yang memperlihatkan Trump dengan mata terpejam selama rapat kabinet. Lieu, anggota DPR dari Partai Demokrat yang mewakili distrik di California, juga menyebut laporan media France 24 yang menyoroti kekhawatiran tentang kesehatan Trump akibat perilakunya saat seremoni Memorial Day, di mana matanya tampak terpejam.
Dalam argumennya, Lieu mengklaim bahwa Trump sering terlihat lemah di mata musuh-musuhnya saat kamera merekam. Rubio membantah klaim tersebut dan menyebut pertanyaan mengenai kemampuan kognitif Trump sebagai "absurd".
Pembelaan Rubio
Rubio menegaskan bahwa Trump bekerja dengan jam kerja yang tidak manusiawi. "Saya pernah bepergian ke luar negeri dengan Presiden dan dia tidak tidur sepanjang penerbangan. Semua orang tidur, tetapi dia berkeliling mencari seseorang untuk diajak bicara. Saya tidak tahu apa yang Anda maksud. Dia memiliki energi yang luar biasa," ujar Rubio.
"Saya hanya memberi tahu Anda, Anda mungkin tidak menyukai kebijakan-kebijakannya. Anda mungkin tidak menyukai keputusan yang telah dia buat. Tapi saya jamin, ini bukan presiden yang tertidur atau mengalami gangguan kognitif dalam bentuk apa pun," tegasnya.
Komentar Trump Sebelumnya
Sebelumnya, Trump pernah membahas matanya yang terpejam selama rapat kabinet dan momen-momen lainnya awal tahun ini. Dia menyebut rapat kabinet "sangat membosankan", tetapi menekankan bahwa matanya terpejam bukanlah cerminan dari kesehatannya.



