Cerita Penumpang KRL Terhambat Akibat Kebakaran di Tanah Abang
Cerita Penumpang KRL Terhambat Akibat Kebakaran di Tanah Abang

Perjalanan KRL Commuter Line yang melintasi jalur Cikarang-Duri mengalami gangguan signifikan akibat kebakaran yang terjadi di sekitar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Insiden ini menyebabkan sejumlah perjalanan tertunda dan memicu kepadatan penumpang di beberapa stasiun.

Kesaksian Penumpang

Salah seorang penumpang bernama Lenyovia Witandari (25) mengaku sudah berada di Stasiun Tambun sejak pukul 06.07 WIB. Ia melihat kereta jurusan Kampung Bandan via Manggarai sudah datang, namun masih tertahan dan belum bergerak. "Informasi yang diumumkan, saya dengar KRL masih tertahan di Stasiun Bekasi sama Cakung, masinisnya juga tadi jelasin," ujarnya pada Jumat (5/6).

Lenyovia yang biasa berangkat pagi untuk tiba di kantornya di Jakarta Barat harus menunggu lebih lama dari biasanya. Meskipun demikian, ia tetap optimistis tidak akan terlambat. "Masuk 08.30 WIB, cuma kan di sana pasti macet, makanya jalan pagi. Insya Allah, ga telat, aman. Namanya insiden, kita tidak ada yang tahu," tuturnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penumpang lain, Nur (32), mengaku harus izin terlebih dahulu ke kantor karena merasa akan tiba terlambat. "Ini saya baru bisa jalan, KRL masih tertahan juga mau masuk ke Bekasi, sedangkan kantor di Jakarta Selatan, masuk jam 07.00 WIB. Jadi, saya izin dulu ada gangguan KRL, pasti datangnya jadi terlambat," jelas Nur.

Penyebab Gangguan

KAI Commuter Line menyampaikan bahwa keterlambatan KRL rute Tanah Abang-Duri disebabkan oleh kebakaran di permukiman warga yang berada di dekat jalur rel. Melalui akun resmi di platform X, mereka menyatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna.

Proses pemadaman api masih berlangsung dan ditangani oleh petugas terkait. Operasional KRL di lokasi tersebut untuk sementara dihentikan hingga kondisi jalur dinyatakan aman untuk dilintasi. "Demi menjaga keselamatan bersama, operasional Commuter Line di lokasi tersebut untuk sementara menunggu hingga kondisi jalur dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali," tulis keterangan resmi.

Imbauan bagi Pengguna

KAI Commuter Line mengimbau para pengguna untuk selalu mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi akan terus diberikan seiring dengan perkembangan situasi di lokasi kejadian. Pengguna diharapkan bersabar dan mematuhi petunjuk keselamatan yang diberikan.

Kebakaran di permukiman dekat rel ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan perjalanan akibat insiden di luar kendali operator. Penumpang diharapkan dapat mengantisipasi dengan menyiapkan rencana perjalanan alternatif jika diperlukan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga