DPR Soroti Rencana Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah
DPR Soroti Rencana Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah

Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan agar sekolah di Indonesia mulai menerapkan Bahasa Prancis sebagai mata pelajaran. Hal itu disampaikan saat kunjungan kenegaraan di Paris, Prancis pada Kamis (28/5). Menanggapi hal tersebut, Komisi X DPR yang membawahi bidang pendidikan akan mengecek dan meminta penjelasan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

DPR Minta Penjelasan Kemendikdasmen

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian, mengaku tidak ingin pernyataan Prabowo tersebut menjadi agenda diplomasi tanpa perencanaan matang untuk eksekusi di Indonesia. "Jangan sampai publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang," kata Lalu saat dihubungi, Jumat (29/5).

Sebelumnya, saat menjamu Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Jakarta pada 23 Oktober 2026, Prabowo juga mengaku ingin menerapkan Bahasa Portugis sebagai salah satu bahasa yang diajarkan di sekolah. Bahasa Portugis merupakan bahasa utama di Brasil setelah lepas dari kolonialisme Portugal. Pada April 2026, Prabowo juga ingin siswa belajar bahasa Inggris dan bahasa Mandarin sejak SD.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Wacana Bahasa Portugis Belum Tindak Lanjut

Menurut Lalu, wacana pengajaran Bahasa Portugis di sekolah hingga kini belum ditindaklanjuti. Kini, sudah ada arahan untuk pengajaran Bahasa Prancis. Oleh karena itu, Komisi X DPR akan meminta penjelasan dari pemerintah dalam rapat kerja terdekat dengan Kemendikdasmen. "Kami tentu akan meminta Kemendikdasmen menjelaskannya pada Raker dengan kami nanti. Karena sebelumnya juga sempat muncul wacana bahasa Portugis, namun sampai sekarang belum terlihat tindak lanjut baik dari sisi roadmap, regulasi, maupun kesiapan implementasinya," ujar politikus PKB tersebut.

Penguatan Bahasa Asing Penting, tapi Perlu Perencanaan

Lalu menekankan bahwa penguatan pengajaran bahasa asing bagi siswa di sekolah memang penting. Namun, kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan, kurikulum, kesiapan tenaga pendidik, dan manfaat bagi peserta didik. Ia berharap keinginan Prabowo bukan hanya bagian dari diplomasi internasional tanpa perencanaan matang. Jika kesiapan belum menyeluruh, penerapan sebaiknya dilakukan secara bertahap atau dijadikan mata pelajaran pilihan. "Menurut kami, jika kesiapan belum menyeluruh, maka penerapannya sebaiknya dilakukan secara bertahap, sebagai mata pelajaran pilihan, atau program khusus di sekolah tertentu," ujar Lalu.

Prabowo: Hubungan Indonesia-Prancis Sangat Baik

Dalam pidato di Istana Elysee, Paris, Prabowo mengaku sudah berkunjung tiga kali dalam setahun ke Prancis. Ia mengklaim hubungan kedua negara sangat baik dan ingin meningkatkannya dalam sains, teknologi, dan pendidikan. "Saya sudah instruksikan agar semua tingkatan sekolah di Indonesia harus belajar Bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," kata Prabowo dalam pidato yang dipantau di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (28/5) malam. Prabowo meyakini Indonesia dan Prancis bisa memainkan peran positif di tengah ketidakpastian global.

Bahasa Inggris Tetap Wajib Nasional

Dalam kurikulum pendidikan Indonesia, Bahasa Inggris adalah bahasa asing utama yang wajib dari SMP hingga SMA/SMK. Mulai tahun ajaran 2027/2028, Bahasa Inggris menjadi wajib mulai SD. Hal itu ditegaskan Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam Konferensi Internasional TEFLIN ke-71 di Universitas Brawijaya, Malang, pada Oktober 2025.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga