Media sosial dihebohkan dengan unggahan yang menyatakan bahwa mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc dilarang membeli bahan bakar minyak jenis Pertalite. Kabar tersebut mengklaim larangan penggunaan BBM bersubsidi itu akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Narasi ini mulai beredar sejak pertengahan Mei 2026.
Klarifikasi Pemerintah
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Juru Bicara Kementerian ESDM menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan resmi yang melarang mobil di atas 1.400 cc mengisi Pertalite. Rencana pembatasan BBM bersubsidi masih dalam tahap kajian dan belum ditetapkan kapan akan diberlakukan.
Fakta di Balik Narasi
Unggahan yang beredar juga menyertakan daftar merek mobil yang diklaim tidak bisa mengisi Pertalite, seperti Toyota, Daihatsu, Nissan, Mitsubishi, dan Honda. Namun, informasi tersebut tidak didukung oleh data resmi. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pembatasan BBM bersubsidi akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk data konsumsi dan jenis kendaraan yang berhak menerima subsidi.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek kebenaran berita melalui sumber resmi seperti situs Kementerian ESDM atau portal berita terpercaya.



