Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menikmati makan siang dengan menu spesial Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu (7/6). Momen tersebut terjadi setelah Presiden memberikan arahan di hadapan para pelajar dan orang tua murid di sekolah tersebut.
Berdasarkan keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang diterima di Jakarta, suasana keakraban terlihat saat seorang siswa memimpin dan melapor kepada Presiden Prabowo. "Lapor! Makan siang siap dilaksanakan," ucap siswa tersebut. "Laksanakan!" sahut Prabowo dengan semangat.
Presiden kemudian beranjak menuju ruang makan yang biasa digunakan para pelajar untuk santap siang. Di sana, ia menyempatkan diri berbincang singkat dengan beberapa siswa, menanyakan asal daerah dan tempat tinggal mereka di Pulau Dewata. Prabowo duduk di tengah-tengah siswa dan wali murid, menikmati menu MBG dengan lahap. "Enak," timpal seorang siswa setelah menyantap hidangan tersebut.
Sekolah Rakyat: Wujud Kehadiran Negara
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan yang layak. "Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya," ujar Prabowo.
Program ini bertujuan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan. Presiden juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat. Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah pendaftar di SRMP 17 Tabanan telah mencapai sekitar 400 siswa, sementara kapasitas sekolah saat ini baru sekitar 270 siswa.
Solusi untuk Menampung Lebih Banyak Siswa
Menyikapi kondisi tersebut, Presiden meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera mencari solusi agar lebih banyak anak dapat memperoleh akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat. "Berarti kita harus tambah secepat mungkin, nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahan. Ya kita upayakan," ucap Prabowo.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Dengan adanya Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan yang berkualitas.



