Golkar Respons Demo Kaltim: Rudy Mas'ud Tak Anti Dialog
Golkar: Rudy Mas'ud Tidak Anti Dialog soal Demo Kaltim

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, memberikan tanggapan terkait aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim). Massa aksi mendesak dilakukannya audit terhadap seluruh kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltim. Doli menegaskan bahwa partainya selalu mengingatkan pentingnya mendengarkan aspirasi rakyat.

Pesan Golkar untuk Kepala Daerah

Doli menyampaikan bahwa secara formal maupun informal, Golkar sering melakukan komunikasi dan koordinasi. Pesan yang selalu disampaikan adalah agar kepala daerah harus dekat dan mendengarkan aspirasi rakyat, menjalankan pemerintahan dengan baik, serta memenuhi prinsip good governance dan clean government. Ia juga mengingatkan untuk menghindari kebijakan dan praktik pemerintahan di luar aturan, membangun merit system, dan tidak korupsi.

Dialog sebagai Solusi

Meski demikian, Doli menilai penyelesaian persoalan sebaiknya ditempuh melalui dialog. Ia menekankan bahwa setiap persoalan, terutama yang menyangkut kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, sebaiknya diselesaikan dengan komunikasi yang baik. Doli mengaku mengenal Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, sebagai sosok yang terbuka dan tidak anti dialog. Ia yakin aspirasi masyarakat, termasuk mahasiswa, dapat disampaikan dengan cara yang baik.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
"Saya mengenal Saudara Rudy dengan baik. Orangnya low profile, bergaul dan tidak anti dialog," ungkap Doli. "Saya yakin beliau bersedia bicara baik-baik dengan siapa saja, termasuk adik-adik mahasiswa, bila ada aspirasi yang ingin disampaikan. Saya menilai kericuhan belum tentu menyelesaikan persoalan. Bahkan mungkin dapat menimbulkan masalah baru."

Aksi 21 April di Kaltim

Sebelumnya, massa Aliansi Rakyat Kaltim menggelar Aksi 21 April di gedung DPRD Kaltim dan kantor Gubernur Kaltim. Aksi yang mendesak audit seluruh kebijakan Pemprov Kaltim ini diwarnai berbagai dinamika. Gelombang massa dari mahasiswa dan masyarakat mulai berdatangan sejak Selasa pagi, dengan aksi awal memanjat papan reklame untuk mencopot baliho Ketua dan anggota DPRD Kaltim.

Respons Gubernur Rudy Mas'ud

Gubernur Rudy Mas'ud akhirnya merespons aksi tersebut melalui video di akun Instagram pribadinya dan Pemprov Kaltim. Ia menyampaikan apresiasi atas aksi yang telah berlangsung dan meminta seluruh elemen tetap menjadi kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, adik-adik mahasiswa, lapisan masyarakat, TNI, Polri yang menjaga keamanan, situasi kondusif sampai berakhirnya penyampaian aspirasi di Bumi Etam," ujar Rudy.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga