Jokowi Siap Keliling Indonesia Temui Kader PSI, Klaim Sudah Sehat
Jokowi Siap Keliling Indonesia Temui Kader PSI

Presiden ke-7 Joko Widodo menyatakan kesiapannya untuk berkeliling Indonesia setelah kondisi kesehatannya pulih. Hal ini disampaikan Jokowi saat ditemui wartawan di kediaman pribadinya di Jalan Kutai Utara Sumber, Solo, pada Senin (25/5/2026). Jokowi mengaku menerima banyak undangan dari berbagai daerah.

Jokowi Siap Temui Kader PSI dan Relawan

Jokowi mengatakan bahwa ia telah menerima banyak undangan dari masyarakat di berbagai daerah. "Ya ini kan saya banyak undangan-undangan dari daerah-daerah untuk hadir dari masyarakat," ujarnya. Dengan kondisi kesehatan yang sudah pulih, Jokowi siap mendatangi undangan tersebut. "Saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada," kata Jokowi.

Salah satu tujuan utama dari perjalanan keliling Indonesia ini adalah untuk memberikan motivasi kepada relawan dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di berbagai daerah. "Dan itu juga untuk memberikan motivasi dan juga ketemu dengan PSI di daerah. Terus juga ketemu dengan relawan di daerah," jelas Jokowi. Ia membocorkan bahwa tahap awal kunjungan akan meliputi Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Janji Jokowi untuk PSI

Pada Januari 2026, Jokowi telah berjanji akan membantu membesarkan PSI. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (31/1/2026). "Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI," ucap Jokowi saat itu.

Jokowi menjelaskan bahwa PSI telah bertransformasi menjadi "partai super Tbk" yang terbuka dan inklusif bagi siapa pun yang ingin bergabung. "Banyak yang bergabung dan akan lebih banyak lagi yang akan bergabung," ujarnya. Menurut dia, keterbukaan tersebut akan menarik lebih banyak tokoh, baik dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten dan kota. "Semakin banyak yang bergabung artinya kita akan semakin beragam. Akan semakin banyak perbedaan—perbedaan selera, perbedaan keinginan, perbedaan kepentingan, dan perbedaan lainnya," kata Jokowi.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya toleransi, kesatuan visi, serta menjaga kerukunan, kesolidan, dan persatuan agar perbedaan tidak berkembang menjadi konflik internal. Selain soal inklusivitas, Jokowi menyoroti pentingnya penguatan jaringan partai, baik secara daring maupun luring. Ia meminta PSI memperkuat jaringan media sosial dan hubungan dengan warganet, sekaligus membangun jaringan organisasi secara langsung hingga ke akar rumput. "Ada dua tempat yang perlu kita perkuat. Pertama jaringan media sosial, jaringan online. Yang kedua jaringan luring, jaringan offline dari kota sampai ke desa, semuanya harus kita perkuat," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga