Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan partai yang dewasa dan terbuka terhadap segala perbedaan. Ia merasakan keterbukaan tersebut karena dirinya diberi kesempatan untuk memimpin partai berlambang pohon beringin itu.
Pernyataan itu disampaikan Bahlil dalam acara Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar 2026 di Tennis Indoor Senayan, GBK, Jakarta Pusat, pada Jumat, 24 April 2026. Acara tersebut dihadiri sejumlah menteri dari Partai Golkar, antara lain Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin, Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, serta Ketua Panitia Pelaksana Paskah Golkar Soedeson Tandra.
Bahlil: Golkar Junjung Tinggi Toleransi
Dalam sambutannya, Bahlil menyatakan, "Kita boleh berbeda-beda, tetapi kita telah bersepakat dan bersumpah bahwa kitalah satu nusa, satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Jadi, apa lagi yang harus kita perdebatkan?"
Ia menambahkan bahwa Golkar selalu menjunjung tinggi toleransi antarmanusia. Sebagai contoh, perwakilan dari berbagai agama di Indonesia tersebar di alat kelengkapan dewan (AKD) DPR. "Kita memang memiliki banyak agama. Katakanlah jika kita tidak bersaudara dalam agama, tetapi sesungguhnya kita disatukan dan bersaudara dalam kemanusiaan. Golkar selalu menjunjung tinggi hal itu," ujar Bahlil.
"Makanya, di dalam alat-alat kelengkapan dewan, ada yang beragama Kristen, Islam, Buddha, seperti Ketua Komisi XII Bambang Patijaya. Mohon maaf, Partai Golkar mengajarkan tentang pluralisme," tambahnya.
Contoh Nyata Toleransi Golkar
Bahlil menyebut dirinya yang berasal dari Papua dan berhasil menjadi Ketua Golkar sebagai bukti bahwa partai tersebut menjunjung tinggi toleransi. "Jadi, tempat bagi teman-teman untuk memperjuangkan aspirasi tanpa memilih suku atau agama adalah Partai Golkar. Partai Golkar adalah partai yang dewasa. Saya dari Papua, datang merantau ke Jakarta," ucap Bahlil.
"Jika Partai Golkar tidak dewasa dalam berpolitik, bagaimana mungkin saya diberi ruang untuk memimpin partai ini?" sambungnya.
Ajakan untuk Generasi Muda
Bahlil juga mengajak generasi muda untuk memperjuangkan aspirasi mereka di Partai Golkar. Ia menegaskan bahwa Golkar terbuka bagi siapa pun. "Lewat Paskah ini, saya menganjurkan kepada teman-teman muda yang belum memiliki tempat, perahu, atau rumah perjuangan dalam mendorong dan memperjuangkan aspirasi serta kepentingan rakyat. Partai Golkar selalu terbuka untuk siapa pun dan dari mana pun untuk bersama-sama," imbuhnya.



