Bupati Sidoarjo Ajak Warga Jaga Pilkades Serentak Kondusif
Bupati Sidoarjo Ajak Warga Jaga Pilkades Serentak Kondusif

Bupati Sidoarjo, Subandi, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tetap berjalan kondusif. Ia menekankan pentingnya sikap legowo dalam menerima hasil sebagai bagian dari proses demokrasi di tingkat desa.

Pentingnya Sikap Legowo

“Saya mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Sidoarjo, ini adalah demokrasi. Siapa saja pilihannya masyarakat, ya itulah nanti yang menjadi kepala desa. Yang penting, tugas pemimpin adalah melayani masyarakat,” ujar Subandi dalam keterangannya pada Sabtu (25/4/2026).

Ia juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kelancaran Pilkades, termasuk bagi para pendukung pasangan calon. “Jaga demokrasi, jaga komitmen menjaga kekompakan, siapa saja paslonnya. Jangan sampai terjadi pertengkaran antarpendukung, yang akhirnya tidak demokratis,” ungkapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengawasan Intensif oleh Pemkab

Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melakukan pengawasan pelaksanaan Pilkades serentak secara intensif. Langkah ini dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman sekaligus meminimalkan potensi konflik di lapangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan Desa Dinas PMD Sidoarjo, Hernita Hadi Lestari, mengatakan bahwa koordinasi Pilkades dilakukan secara masif sejak awal tahapan. Salah satunya melalui grup komunikasi yang melibatkan panitia Pilkades di 80 desa.

“Koordinasi masif kami lakukan dengan adanya grup ketua panitia Pilkades 80 desa dan tim DPMD sehingga setiap tahapan kita dampingi agar tertib dan berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Forum Berbagi Antar Panitia

Ia menambahkan, forum tersebut juga menjadi ruang berbagi antar panitia jika muncul persoalan di lapangan. “Jika ada permasalahan di masing-masing desa bisa saling sharing antar panitia. Panitia kabupaten juga melaksanakan monitoring dan evaluasi turun ke beberapa desa (sampling) yang memiliki kasus-kasus tertentu,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, seluruh calon kepala desa (cakades) yang telah ditetapkan akan dikumpulkan untuk mengikuti pembekalan. Upaya ini bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga situasi tetap aman selama Pilkades berlangsung. “Rencananya dalam waktu dekat akan kami undang semua calon kades yang telah ditetapkan untuk diberikan pembekalan,” katanya.

Aturan Teknis dan Kewenangan Panitia

Terkait aturan teknis, Hernita menyebut bahwa tata tertib pelaksanaan hingga kampanye menjadi kewenangan panitia Pilkades di masing-masing desa sesuai kondisi wilayah. “Tatib pelaksanaan Pilkades maupun tatib kampanye merupakan kewenangan panitia Pilkades yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah,” jelasnya.

Mekanisme Penyelesaian Sengketa

Untuk mengantisipasi potensi sengketa, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan mekanisme penyelesaian. Bahkan, Subandi telah membentuk tim khusus penanganan perselisihan hasil Pilkades. “Bapak bupati telah membentuk tim penyelesaian perselisihan hasil Pilkades,” tegasnya.

Dalam penyelesaiannya, pendekatan musyawarah mufakat tetap diutamakan dengan mempertimbangkan hasil verifikasi di lapangan. “Kami utamakan musyawarah mufakat dengan mempertimbangkan hasil verifikasi faktual di lapangan,” lanjutnya.

Pemetaan Tingkat Kerawanan Desa

Selain itu, DPMD juga telah memetakan tingkat kerawanan desa, mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi. Pemetaan ini menjadi dasar strategi pengawasan agar Pilkades berjalan aman dan lancar. “Ada pemetaan untuk desa dengan kerawanan rendah, sedang, dan tinggi,” pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga