Pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan, langsung berlari ke lapangan membawa bendera Palestina begitu peluit panjang wasit berbunyi menandakan kemenangan Mesir atas Australia di babak gugur Piala Dunia 2026. Hassan juga membawa bendera Mesir saat merayakan kemenangan di laga yang berlangsung pada Sabtu (4/7/2026).
Aksi Simbolis Penuh Makna
Setelah mengibarkan bendera yang nyaris menutupi wajahnya, seluruh pemain dan staf pelatih Mesir secara bersama-sama membungkuk ke tanah sebagai sujud syukur. Momen ini menjadi simbol solidaritas terhadap rakyat Palestina yang tengah menghadapi konflik.
“Semoga Allah menganugerahkan kemenangan kepada mereka (rakyat Palestina), semoga Allah mengampuni para martir mereka,” kata Hassan dalam pernyataan yang dilansir dari laman Al-Jazeera.
Dukungan untuk Palestina
Tindakan Hassan menuai beragam reaksi, terutama dari para pendukung Palestina yang menganggapnya sebagai bentuk dukungan moral di tengah situasi sulit. Aksi ini juga viral di media sosial, dengan banyak warganet memuji sikap pelatih berusia 58 tahun tersebut.
Kemenangan Mesir atas Australia membawa langkah mereka semakin dekat ke putaran selanjutnya Piala Dunia 2026. Namun, perhatian publik justru tertuju pada gestur politik yang ditunjukkan Hassan dan timnya.



