Presiden RI Prabowo Subianto kembali menyentil pihak-pihak yang menyerukan ajakan 'kabur aja'. Dalam sambutannya di acara groundbreaking proyek hilirisasi di Kawasan Industri Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (28/4/2026), ia mempersilakan mereka yang ingin meninggalkan Indonesia.
Long March Bangsa Indonesia
Prabowo menekankan bahwa perjalanan bangsa Indonesia adalah proses panjang dan penuh tantangan, yang diibaratkannya sebagai 'long march' atau perjuangan panjang. "Jadi saudara-saudara hilirisasi ini adalah hal yang bersejarah. Perjalanan satu bangsa yang saya katakan lama, susah, ibarat long march. Ini long march satu bangsa," ujarnya.
Ia juga mengingatkan sejarah kelam bangsa yang pernah dijajah, diadu domba, diinfiltrasi, dan dibuat berbagai pemberontakan seperti DI/TII, Angkatan Perang Ratu Adil, RMS, PGRS-Paraku, serta PRRI-Permesta. "Terus gerakan ini gerakan itu," lanjutnya.
Narasi Negatif dan Tantangan
Menurut Prabowo, Indonesia kini sudah mulai hidup mandiri. Ia heran masih ada narasi negatif seperti 'Indonesia gelap' dan 'kabur saja'. Ia mempersilakan jika ada pihak yang ingin kabur. "Terus kita dibikin apa lagi? Indonesia gelap. Matanya buram Indonesia gelap. Indonesia terang. Ada yang mau kabur? Kabur aja. Kok kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman ya? Silakan. Mau kabur ke mana?" ucapnya.
Ajakan untuk Intelektual
Prabowo mengajak masyarakat, khususnya kalangan intelektual, untuk lebih objektif dalam melihat kondisi global dengan membaca dan memahami perkembangan dunia. Ia menyebut Indonesia kini termasuk negara yang dinilai paling aman di dunia. "Hei orang-orang pintar, bukalah, bukalah berita ya, lihatlah. Kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang. Kabur aja deh. Kabur aja biar kita enggak gaduh," pungkasnya.



