Said Iqbal Bantah Tak Kritis Usai Jadi Penasihat Prabowo
Said Iqbal Bantah Tak Kritis Usai Jadi Penasihat Prabowo

Said Iqbal Bantah Akan Kehilangan Sikap Kritis

Presiden Partai Buruh sekaligus pemimpin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, angkat bicara mengenai keraguan publik bahwa dirinya tidak akan lagi kritis terhadap isu buruh setelah resmi menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Said menegaskan bahwa dirinya tetap akan kritis dan memperjuangkan hak-hak buruh.

Dalam pernyataannya, Said menjelaskan bahwa selama ini dirinya dan organisasi buruh yang dipimpinnya tidak pernah tabu dalam melakukan diplomasi dan lobi. Menurut Said, strategi perjuangan KSPI dan Partai Buruh selama ini dikenal dengan istilah KLA Project. Konsep tersebut terdiri dari tiga elemen utama: 'K' yang berarti konsep, 'L' sebagai lobi, dan 'A' yang berarti aksi. Sementara 'Project' dapat diartikan sebagai politik.

"Dengan demikian kami tidak mentabukan, untuk lobi, untuk pendekatan, kompromi, tapi juga tidak tabu untuk melakukan aksi pada saat-saat tertentu," ujar Said dalam wawancara dengan CNNIndonesia.com, Selasa (9/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kekuasaan Bukan Hal Tabu bagi Buruh

Meskipun telah resmi dilantik, Said mengakui bahwa keputusan untuk mendekatkan diri dengan kekuasaan bukanlah hal yang mudah bagi dirinya maupun Partai Buruh. Menurutnya, setiap langkah harus tetap didasarkan pada ideologi politik dan kebijakan yang pro-buruh. Selama menjadi aktivis buruh, Said menegaskan bahwa kekuasaan bukanlah sesuatu yang tabu. Prinsip ini, kata dia, juga dipegang oleh banyak organisasi buruh di seluruh dunia yang bahkan berkembang menjadi partai politik.

"Jadi kekuasaan bukan sesuatu yang tabu. Dia menjadi bagian penting dalam proses keluar," kata Said. Ia mencontohkan bahwa keputusan kenaikan upah buruh oleh gubernur merupakan keputusan politik. Begitu pula dengan jaminan sosial untuk buruh dan kenaikan harga barang, semuanya merupakan keputusan politik. "Jadi kekuasaan itu menjadi penting agar perjuangan buruh bisa diterima," tegasnya.

Dukungan terhadap Prabowo Sejak 2014

Said Iqbal juga mengungkapkan bahwa KSPI dan serikat buruh di bawah naungannya telah mendukung Prabowo Subianto secara berturut-turut sejak Pilpres 2014. Ia meyakini bahwa Prabowo akan merealisasikan sejumlah aspirasi buruh. "Dan dalam kenyataannya begitu. Ada misal 10 tahun sebelum Prabowo, enggak ada kenaikan upah, nol," katanya. Dengan demikian, Said optimistis bahwa pengangkatannya sebagai penasihat presiden akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan buruh di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga