Viral Klaim Campur Pertalite dan Pertamax Turbo Lebih Irit, Ini Faktanya
Viral Klaim Campur Pertalite dan Pertamax Turbo Lebih Irit

Klaim Viral Campur BBM di Media Sosial

Media sosial belakangan diramaikan dengan berbagai life hacks seputar penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Salah satu yang paling ramai diperbincangkan adalah klaim bahwa mencampurkan Pertalite dengan Pertamax Turbo dapat membuat konsumsi bahan bakar kendaraan menjadi lebih irit. Klaim tersebut diunggah oleh akun Instagram @sef********* pada 28 Juni 2026. Unggahan itu berbunyi, "Life hacks BBM! Campur Pertalite + Pertamax Turbo = lebih irit."

Penjelasan Ahli Soal Campuran BBM

Menurut pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, mencampur dua jenis BBM dengan nilai oktan berbeda justru tidak disarankan. Ia menjelaskan bahwa Pertalite memiliki Research Octane Number (RON) 90, sedangkan Pertamax Turbo memiliki RON 98. Mencampur keduanya tidak akan menghasilkan nilai oktan rata-rata yang optimal untuk mesin kendaraan. "Justru bisa menyebabkan knocking atau detonasi pada mesin jika tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan," ujar Tri Yuswidjajanto.

Dampak Negatif Campuran BBM

Selain berpotensi merusak mesin, campuran BBM tersebut juga tidak terbukti secara ilmiah dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Sebaliknya, penggunaan BBM dengan nilai oktan yang tidak sesuai dapat menurunkan efisiensi pembakaran, sehingga konsumsi BBM justru menjadi lebih boros. Hal ini disampaikan oleh pengamat otomotif dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Ir. Jayan Sentanuhady. "Efisiensi bahan bakar ditentukan oleh kesesuaian RON dengan rasio kompresi mesin, bukan dari campuran sembarangan," tegasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tips Menghemat BBM yang Tepat

Untuk menghemat BBM, para ahli menyarankan untuk selalu menggunakan jenis BBM yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan. Selain itu, menjaga tekanan angin ban, menghindari beban berlebih, dan melakukan perawatan mesin secara rutin juga lebih efektif. Mencampur BBM dengan nilai oktan berbeda bukanlah solusi yang tepat dan berisiko merusak komponen mesin dalam jangka panjang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga