Pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung mengungkap temuan terkait vendor penyedia kendaraan tersebut. PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), vendor pengadaan motor listrik MBG, disebut tidak memenuhi persyaratan sebagai penyedia karena tidak memiliki diler maupun bengkel aktif.
Spesifikasi Motor Listrik MBG
Di tengah sorotan tersebut, spesifikasi motor listrik yang digunakan dalam program MBG juga ikut menjadi perhatian, terutama Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max. Kedua motor listrik ini sebelumnya disebut akan digunakan untuk mendukung mobilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Emmo JVX GT
Motor listrik Emmo JVX GT dirancang dengan desain sporty dan modern. Motor ini memiliki kecepatan maksimal hingga 60 km per jam dan jarak tempuh sekitar 70 kilometer dalam sekali pengisian daya. Baterai yang digunakan adalah lithium-ion yang dapat dilepas, memudahkan pengisian daya di mana saja.
Emmo JVH Max
Sementara itu, Emmo JVH Max hadir dengan desain yang lebih klasik namun tetap fungsional. Motor ini mampu menempuh jarak hingga 80 kilometer dengan kecepatan maksimal 55 km per jam. Baterai lithium-ion juga dapat dilepas dan diisi daya secara terpisah.
Kedua motor listrik ini dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti lampu LED, rem cakram, dan sistem pengereman regeneratif yang membantu mengisi ulang baterai saat pengereman. Dengan spesifikasi tersebut, motor listrik diharapkan dapat mendukung mobilitas petugas SPPG dalam menjalankan tugasnya.
Namun, pengadaan motor listrik ini masih menjadi perdebatan karena vendor yang ditunjuk tidak memenuhi syarat. Kejaksaan Agung terus melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam proses pengadaan.



