Pengurus GMS Bantul Dapat Tawaran Bupati Ibadah di Pendapa
GMS Bantul Dapat Tawaran Bupati Ibadah di Pendapa

Pengurus Gereja Misi Sejahtera (GMS) mengungkapkan bahwa mereka sempat mendapat tawaran dari Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, untuk melaksanakan ibadah di pendapa kabupaten. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai faktor, pihak GMS memutuskan belum bisa mengambil opsi tersebut.

Penjelasan Humas GMS Pusat

Humas GMS Pusat, Josiah Michael, menyampaikan bahwa tawaran tersebut merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bantul. "Kalau untuk saat ini memang masih belum bisa dipergunakan, tetapi sempat ada pemberitahuan atau bantuan dari Pemkab, yaitu Pak Bupati, mengizinkan untuk menggunakan pendopo Kabupaten," kata Josiah dalam keterangannya pada Jumat (5/6/2026).

Josiah mengaku belum mengambil opsi tersebut. Pihaknya mempertimbangkan beberapa hal, terutama terkait jarak lokasi. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kebetulan dari beliau, tetapi setelah mempertimbangkan berbagai faktor, kami belum bisa mengambil opsi untuk beribadah di pendopo," ucapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ibadah Sementara Dihentikan

Josiah menambahkan bahwa untuk sementara, jemaat GMS Bantul belum akan melaksanakan ibadah pada hari Minggu mendatang. "Jadi kita sementara mungkin hari Minggu besok belum melaksanakan ibadah dulu untuk GMS Bantul," lanjutnya.

Ketika ditanya hingga kapan jemaat tidak beribadah di GMS Bantul, Josiah menjelaskan bahwa hal ini hanya bersifat sementara. Saat ini, GMS tengah melengkapi persyaratan terkait izin tempat ibadah. "Sampai mudah-mudahan enggak lama lah, kami berharap izin segera keluar. Jadi kami bisa segera melakukan ibadah di GMS Bantul," ujarnya.

Latar Belakang Kasus

Sebelumnya, kasus pembubaran ibadah jemaat GMS di Bantul memasuki babak baru. Kementerian Agama juga menyesalkan pembubaran ibadah tersebut. Tawaran dari Bupati Bantul ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara, namun GMS memilih menunggu izin resmi tempat ibadah.

Josiah menegaskan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas perhatian Bupati dan Pemkab Bantul. Namun, keputusan untuk tidak menggunakan pendapa didasarkan pada pertimbangan yang matang demi kenyamanan jemaat dan kelancaran proses perizinan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga