Masyarakat Jabodetabek mungkin sudah tidak asing lagi dengan Tan Ek Tjoan, merek roti legendaris yang sering dijajakan dalam gerobak-gerobak di pinggir jalan. Berasal dari Bogor, Jawa Barat, Tan Ek Tjoan memulai usahanya pada tahun 1920. Dengan usia yang telah melampaui satu abad, usaha milik keluarga keturunan Tionghoa ini menjadi salah satu merek roti tertua yang masih bertahan di Indonesia.
Sejarah Panjang Roti Tan Ek Tjoan
Menurut pemandu tur BerKemana, Mutia, dalam tur bertajuk "Romansa Senja di Tjikini dan Memorinya" pada Sabtu (13/6/2026), Tan Ek Tjoan memulai usaha roti di Bogor dengan bantuan istrinya. Usaha ini kemudian diwariskan kepada kedua anaknya, yaitu Tan Bok Nio dan Tan Kim Thay.
Pembagian Bisnis Keluarga
Setelah pendiri meninggal dunia, bisnis keluarga terbagi menjadi dua. Toko roti di Bogor dikelola oleh Tan Bok Nio, sementara ekspansi ke Jakarta diambil alih oleh Tan Kim Thay. Dengan demikian, merek roti legendaris ini terus berkembang dan tetap eksis hingga saat ini.
Keberadaan Roti Tan Ek Tjoan menjadi bukti bahwa usaha tradisional dapat bertahan lama jika dikelola dengan baik dan diwariskan secara turun-temurun. Masyarakat pun masih dapat menikmati roti-roti khas yang telah menjadi bagian dari sejarah kuliner Indonesia.



