10 Fakta Jalan Amblas di Lenteng Agung Picu Macet Panjang
10 Fakta Jalan Amblas Lenteng Agung Picu Macet Panjang

Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, arah Depok, mengalami amblas pada Jumat (29/5/2026) dini hari. Insiden ini memicu kemacetan panjang dan penyempitan arus lalu lintas. Berikut sepuluh fakta lengkapnya.

1. Lalu Lintas Sempat Macet Parah

Jalan amblas menyebabkan kemacetan parah pada Jumat pagi. Kepadatan terjadi dari arah utara ke selatan, yakni dari Pasar Minggu menuju Depok. Video dari TMC Polda Metro Jaya menunjukkan kendaraan merayap pelan di lokasi kejadian.

2. Lubang Cukup Lebar dan Dalam

Berdasarkan pantauan di lokasi, lubang amblas memiliki kedalaman sekitar 3 meter dan lebar 5 meter. Petugas memasang garis polisi, barrier, traffic cone, serta garis kuning untuk menjaga jarak aman pengendara. Lubang tersebut diketahui merupakan bekas saluran air.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

3. Kronologi Amblas Bertahap

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengungkapkan bahwa jalan amblas terjadi secara bertahap sejak Rabu (27/5) malam. Laporan pertama diterima dari warga dan petugas PPSU. Pada Kamis (28/5) pagi, tim melakukan penanganan awal dengan coldmix, namun jalan kembali amblas dan retak pada sore hari. Akhirnya pada Kamis malam, jalan amblas total dan melebar hingga dua lajur.

4. Ekskavator Dikerahkan untuk Perbaikan

Dinas Sumber Daya Air (SDA) menerjunkan ekskavator untuk menangani jalan amblas. Alat berat ini menggerus sisa jalan yang berpotensi amblas dan memasang plat baja untuk menutup lubang sementara. Proses ini sempat menghentikan arus lalu lintas selama sekitar 15 menit.

5. Pemotor Terperosok ke Lubang

Seorang pemotor terperosok ke dalam lubang amblas. Petugas pemadam kebakaran (damkar) mengevakuasi motor tersebut pada pukul 04.28 WIB setelah menerima laporan pada pukul 04.15 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

6. Penyebab: Gorong-gorong Keropos

Dinas SDA Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa penyebab amblas adalah crossing gorong-gorong berukuran 3 meter yang sudah tua dan keropos. Jatuhan puing tidak menghambat aliran air, namun sebagian pecahan gorong-gorong tergerus tanah.

7. Truk Pengangkut Puing Ikut Terperosok

Truk Dinas SDA yang membawa sisa puing untuk penanganan jalan amblas ikut terperosok di lokasi. Evakuasi truk dilakukan menggunakan ekskavator, dan pengendara dialihkan ke jalur kecil. Setelah dievakuasi, lalu lintas kembali dibuka satu jalur.

8. Gorong-gorong Ditutup dengan Besi

SDA DKI Jakarta menyiapkan penanganan permanen dengan pemasangan saluran box culvert. Sebagai langkah awal, lubang amblas ditutup dengan pelat baja sementara pada Jumat sore, sehingga jalan mulai bisa dilalui meski masih terjadi perlambatan.

9. Perbaikan Dikebut pada Malam Hari

Perbaikan permanen dimulai pada Jumat malam pukul 24.00 WIB. Lajur kanan jalan dibongkar menggunakan ekskavator untuk pemasangan box culvert beton berukuran 2x2 meter sepanjang 16 meter. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam tiga hari.

10. Lalu Lintas Kembali Lancar

Setelah pembongkaran, jalan dibuka untuk dua lajur. Lalu lintas di sekitar lokasi terpantau ramai lancar. Petugas kepolisian dan Dishub tetap berjaga untuk mengatur arus kendaraan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga