Pemerintah Kota Jakarta Barat mengambil langkah strategis dengan membangun saluran paralel yang langsung terhubung ke Kali Angke. Keputusan ini diambil setelah banjir melanda permukiman warga di Kembangan Selatan.
Pembangunan Saluran Paralel
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyatakan bahwa pembuatan saluran ini harus dilakukan secara simultan dan paralel hingga mencapai Kali Angke. Hal ini disampaikan usai ia meninjau lokasi banjir di Kembangan Selatan pada Selasa (5/5/2026).
Saluran sepanjang 1.050 meter ini akan dibiayai melalui skema pembiayaan kreatif. Sumber dana berasal dari dukungan CSR, APBD, dan Sudin Sumber Daya Air. Iin menargetkan pembangunan rampung pada akhir tahun 2026. Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai unit kerja, termasuk SDA, Bina Marga, pengelola tol, dan PLN.
Target Penyelesaian
Iin optimistis saluran dapat diselesaikan dalam waktu maksimal empat bulan. Ia berharap infrastruktur ini mampu mengatasi banjir, khususnya di kawasan Puri Kembangan. Namun, cuaca hujan yang terus terjadi menjadi kendala utama.
"Kami berharap masalah banjir tidak bisa selesai sekaligus, tetapi proses sedang berjalan. Sayangnya, hujan dan luapan air kembali datang sehingga menimbulkan dampak seperti ini," ungkap Iin.
Langkah Lanjutan
Pemerintah Kota Jakarta Barat terus berupaya menguras genangan dan memantau kondisi Kali Angke yang masih dalam status siaga 2. Pembangunan saluran paralel ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.



