Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan alasan mengapa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Senen baru dibuka setelah selesai direnovasi. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh masalah administrasi.
Kendala Administrasi Jadi Penyebab
“Ya memang untuk Halte Senen ini pada waktu renovasi dilakukan menjadi 'Jaga Jakarta', itu ada kontribusi dari pemerintah pusat melalui PUPR. Jadi ini masalah administrasi saja,” ujar Pramono kepada wartawan di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).
Pramono menambahkan bahwa JPO tersebut telah diminta untuk dibuka sejak kemarin. Ia berharap JPO ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Tetapi sekarang sudah, saya juga sudah memerintahkan untuk mulai dari kemarin untuk dioperasionalkan secara menyeluruh dan sudah beroperasi. Mudah-mudahan memberi manfaat bagi masyarakat. Jadi betul-betul masalah komunikasi saja,” tambahnya.
JPO Senen Kini Sudah Dibuka
Sebelumnya, JPO Senen baru selesai direnovasi dan mulai dibuka pada 3 Juni 2026. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui akun X-nya pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 18.58 WIB. Dalam video yang diunggah, terlihat beberapa warga sudah melintas di JPO tersebut.
“Udah bisa dipakai ya, ini sudah terbuka, semua akses sudah bisa kita pakai,” ujar seseorang dalam video tersebut.
Diketahui, kondisi JPO Senen sempat menjadi sorotan karena mengalami kerusakan. Pramono mengatakan perbaikan JPO Senen ini dikerjakan oleh Kementerian PU atas arahan Presiden Prabowo Subianto.



