Polda Banten Latih 75 Warga Lewat Program Poliran Tekan Angka Pengangguran
Polda Banten Latih Warga Lewat Poliran Tekan Pengangguran

Polda Banten kembali menggelar program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) untuk menekan angka pengangguran di wilayahnya. Pelatihan gelombang keenam ini diikuti oleh 75 peserta dari masyarakat umum dan berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 April 2026, di Balai Poliran, Kasemen, Kota Serang.

Pelatihan Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

Kapolda Banten Irjen Hengki menyampaikan bahwa program Tailor Made Training (TMT) dirancang secara spesifik berdasarkan kebutuhan masyarakat. "Program ini disusun dengan mempertimbangkan potensi wilayah serta peluang kerja yang tersedia, sehingga memiliki nilai guna yang nyata dan berkelanjutan," ujarnya dalam sambutan.

Terdapat lima program pelatihan yang ditawarkan, yaitu pengelasan, kelistrikan, pengelolaan sampah, perikanan bioflok, dan pertanian hidroponik. Seluruh program ini diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis kepada peserta.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Data Pengangguran di Banten

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, jumlah penduduk Provinsi Banten mencapai sekitar 12,64 juta jiwa. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 6,63% atau sekitar 430.022 jiwa, menempatkan Banten pada peringkat keempat tertinggi secara nasional.

Irjen Hengki mengungkapkan bahwa sejak gelombang I hingga V, jumlah peserta yang telah mengikuti pelatihan Poliran mencapai 492 orang. Dari jumlah tersebut, berdasarkan data Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), sebanyak 20 peserta telah berhasil mendapatkan pekerjaan, sementara 11 peserta lainnya menjadi wirausaha mandiri melalui pengolahan sampah.

Penanaman Pohon untuk Lingkungan

Selain pelatihan, Kapolda Banten beserta jajaran juga melakukan penanaman pohon di lingkungan Balai Poliran. Ia berharap gerakan menanam pohon dapat dilakukan secara masif untuk menjaga kesehatan lingkungan. "Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Indonesia ASRI melalui penanaman pohon, sekaligus mengajak seluruh masyarakat Provinsi Banten, khususnya di wilayah hukum Polda Banten, untuk gemar menanam," ujarnya.

Dengan adanya program Poliran, Polda Banten berharap dapat terus berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan keterampilan yang relevan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga