Prabowo Ikut Jaring Udang di Tambak Kebumen, Hasil Panen 40 Ton per Hektare
Prabowo Ikut Jaring Udang di Tambak Kebumen, Hasil Panen 40 Ton

Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di kawasan tambak modern Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut serta menarik jaring panen bersama para penambak udang, menunjukkan antusiasmenya terhadap hasil budidaya yang melimpah.

Antusiasme Prabowo saat Panen Raya

Setibanya di lokasi, Prabowo berbincang hangat dengan para penambak mengenai teknik budidaya udang yang diterapkan. Suasana semakin meriah ketika seorang penambak melemparkan jaring ke tambak untuk mengambil udang. Prabowo bertepuk tangan saat hasil tangkapan mulai terlihat. Tidak lama kemudian, ia ikut menarik jaring bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta para penambak lainnya. Dengan semangat, Prabowo membantu mengangkat jaring hingga hasil panen berhasil naik ke permukaan. Ia tampak kagum melihat udang berukuran besar yang dihasilkan.

Hasil Panen Kelas Dunia

Dalam sambutannya yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo menyebut proyek tambak udang di Kebumen memiliki hasil panen yang menjanjikan. "Hari ini saya hadir menyaksikan panen raya udang. Proyek ini sudah berjalan tiga tahun dan hasilnya sekarang sudah tingkat tertinggi dunia. Jadi sangat menjanjikan," ujarnya. Prabowo mengungkapkan bahwa satu hektare tambak mampu menghasilkan hingga 40 ton udang. Dengan harga terendah Rp70 ribu per kilogram, hasil budidaya dinilai sangat produktif. "Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan 40 ton. Luar biasa. Harganya Rp70 ribu per kilogram, berarti per ton Rp70 juta. Jadi ini sangat bagus dan sangat produktif," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Ekonomi dan Perluasan Proyek

Selain hasil panen yang melimpah, tambak udang di Kebumen telah menyerap sekitar 650 tenaga kerja. Pemerintah juga tengah membangun kawasan tambak serupa di sejumlah daerah lain dengan skala lebih besar. "Kita sedang bangun di Waingapu 2.000 hektare. Kalau di sini 65 hektare. Kita juga bangun di Gorontalo 200 hektare dan di Pantura Jawa Barat 14 ribu hektare," tutur Prabowo. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan fokus membangun proyek-proyek produktif yang dapat meningkatkan produksi pangan dan devisa negara.

Sejarah dan Perkembangan BUBK Kebumen

BUBK Kebumen diresmikan pada 9 Maret 2023 dan melaksanakan panen perdana pada 26 Juni 2023. Saat ini, kawasan tersebut menjalankan siklus budidaya kedelapan dengan 139 kolam produksi yang beroperasi. Proyek ini menjadi contoh keberhasilan budidaya udang modern di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga