Suhardi (61), pemilik Toko Cimox di Jalan Gatak, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, telah menjadi Agen BRILink sejak 2018. Toko yang berdiri sejak 2004 ini kini menjadi salah satu agen strategis yang melayani berbagai transaksi keuangan masyarakat.
Awal Mula Menjadi Agen BRILink
Suhardi mengungkapkan bahwa ia awalnya tidak terpikir untuk menjadi Agen BRILink. Tawaran datang dari seorang pelanggan galon yang merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan bekerja di Bank Rakyat Indonesia (BRI). "Waktu saya ngantar galon ke kos beliau, dia nawarin, Pak, mbok saya dibantu, bapak besok tak masukan di BRILink," kenang Suhardi. Setelah itu, ia diajari menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) dan mulai melayani transaksi non-tunai.
Perkembangan Layanan BRILink
Awalnya, Suhardi merasa gagap teknologi dan kurang memahami digitalisasi. Namun, seiring waktu, ia beradaptasi. Kini, layanan BRILink telah berkembang pesat. "Dulu belum bisa transaksi antarbank, sekarang sudah bisa. Ada tarik tunai, transfer, pembayaran listrik, token, pulsa, bahkan Shopee, Gopay, dan Dana," jelas Suhardi.
Manfaat bagi Masyarakat
Kehadiran Agen BRILink Toko Cimox sangat membantu masyarakat sekitar, terutama untuk transaksi darurat di malam hari saat bank tutup dan ATM jauh. Suhardi bahkan kerap menalangi pembayaran untuk tetangga dan kerabat. "Saya bayari dulu, nanti kalau sudah ada uang, dibayar. Saya batasi satu bulan," ujarnya. Toko buka dari pukul 06.00 hingga 21.00 WIB, namun sering juga melayani permintaan lewat WhatsApp di luar jam operasional.
Transaksi Dominan: Tarik Tunai dan Transfer
Transfer dan tarik tunai menjadi transaksi paling sering dilakukan. "Ada yang langganan bakul sate, mau ke pasar ambil Rp100.000-Rp200.000 untuk belanja," cerita Suhardi. Pada tanggal jatuh tempo listrik, toko ramai pelanggan. BRI juga menyarankan transaksi di bawah Rp4 juta dilakukan melalui Agen BRILink atau Indomaret, yang menguntungkan agen.
Testimoni Pelanggan
Endah (55), pelanggan asal Lampung, mengaku Agen BRILink sangat memudahkan. "Susah kalau di daerah dengan sinyal terbatas. Agen BRILink sangat membantu, paling terjangkau untuk masyarakat," katanya.
Jangkauan BRILink Secara Nasional
Hingga Maret 2026, BRI mencatat 1,18 juta agen BRILink tersebar di 66.450 desa, menjangkau 80 persen desa di Indonesia. Volume transaksi mencapai Rp420 triliun, dengan kontribusi terhadap dana murah (CASA) sebesar Rp30 triliun, tumbuh 18,37 persen secara tahunan.



