Slank Bantah Kembali ke Setelan Pabrik Usai Rilis Album Republik Fufufafa
Slank Bantah Kembali ke Setelan Pabrik

JAKARTA – Grup band Slank memberikan tanggapan terkait anggapan netizen yang menyebut mereka kembali ke setelan pabrik setelah merilis album Republik Fufufafa. Selain itu, Slank juga menjawab cap band pelat merah yang sempat melekat pada mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Respons tersebut disampaikan usai perilisan album studio ke-26 mereka, Republik Fufufafa, yang kembali menghadirkan kritik sosial dalam sejumlah lagunya.

Bantah Kembali ke Setelan Pabrik

Slank membantah anggapan bahwa mereka baru kembali menyuarakan kritik sosial melalui album terbaru. Menurut mereka, kritik sosial selalu menjadi bagian dari karya mereka, meskipun mungkin tidak terlalu menonjol di beberapa album sebelumnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penjelasan Slank

Dalam pernyataannya, Slank menegaskan bahwa mereka tidak pernah meninggalkan kritik sosial. Album Republik Fufufafa justru menjadi bukti konsistensi mereka dalam menyuarakan isu-isu sosial. Mereka juga menolak label band pelat merah yang dianggap tidak sesuai dengan identitas mereka sebagai kelompok musik yang independen.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
  • Slank menekankan bahwa kritik sosial adalah ciri khas mereka sejak awal.
  • Album Republik Fufufafa mengandung pesan-pesan sosial yang relevan dengan kondisi terkini.
  • Mereka berharap publik tidak terjebak pada persepsi yang keliru.