Jakarta, Kompas.com – Penyanyi Raisa mengungkapkan tantangan emosional saat mempersiapkan sesi tribute untuk mendiang ibundanya, Ria Mariaty, dan sahabatnya, Vidi Aldiano, dalam konser Love & Let Go di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/6/2026). Raisa mengaku hampir selalu menangis setiap kali menjalani latihan untuk sesi tersebut.
Emosi Tak Terbendung
Raisa menyebut bahwa ia tidak pernah bisa menyelesaikan sesi latihan tanpa larut dalam emosi. “Sesi tribute ini tuh sesi yang aku enggak pernah selesai latihannya. Jadi setiap latihan nangis mulu, nangis mulu,” kata Raisa dalam jumpa pers usai konser, Minggu. Ia mengaku bahwa kenangan mendalam bersama ibunda dan Vidi Aldiano membuatnya sulit menahan tangis.
Penghormatan Penuh Makna
Sesi tribute tersebut menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam konser tersebut. Raisa membawakan lagu-lagu yang memiliki makna khusus bagi ibunda dan sahabatnya. Meskipun berat secara emosional, ia merasa bahwa persembahan ini adalah bentuk penghormatan yang tulus. “Aku ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, meskipun air mata selalu mengiringi,” tambahnya.
Konser Love & Let Go sendiri digelar dengan konsep yang intim dan personal, menampilkan perjalanan hidup Raisa melalui musik. Kehadiran sesi tribute ini menambah kedalaman emosional bagi penonton yang hadir. Banyak penggemar yang ikut terharu menyaksikan momen tersebut.
Raisa berharap bahwa melalui tribute ini, kenangan tentang ibunda dan Vidi Aldiano tetap hidup di hati para penggemar. “Mereka adalah orang-orang yang sangat berarti dalam hidupku. Aku ingin mereka selalu dikenang,” pungkasnya.



