KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. Pada Kamis (18/6/2026) dan Jumat (19/6/2026), beberapa daerah diperkirakan akan diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang.
Fenomena MJO dan Gelombang Atmosfer
BMKG menjelaskan bahwa Madden-Julian Oscillation (MJO) saat ini berada pada fase 1, yaitu di wilayah Western Hemisphere dan Afrika. Fenomena ini dinilai tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap cuaca di Indonesia. Meskipun demikian, terdapat dua gelombang atmosfer lain yang diprediksi aktif, yaitu gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial. Kedua gelombang ini diperkirakan akan melintasi berbagai wilayah Indonesia dan berkontribusi pada peningkatan potensi hujan dan angin kencang.
Wilayah yang Perlu Waspada
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan. Hujan lebat dan angin kencang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Beberapa wilayah yang perlu waspada meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk.
Baca juga: Indonesia Tak Lagi Aman dari Siklon Tropis, Apa Penyebabnya? Artikel ini membahas perubahan pola cuaca yang membuat Indonesia lebih rentan terhadap siklon tropis.



