Pasien Gagal Ginjal Kronis Butuh Cuci Darah Saat Fungsi Ginjal Tinggal 10-15 Persen
Cuci Darah Wajib Saat Fungsi Ginjal Tinggal 10-15 Persen

KOMPAS.com - Pasien gagal ginjal kronis umumnya memerlukan prosedur cuci darah atau hemodialisis untuk membantu mempertahankan kualitas hidupnya. Hemodialisis dilakukan ketika fungsi ginjal telah menurun drastis sehingga tidak lagi mampu menyaring darah dan membuang zat sisa metabolisme dari tubuh secara optimal.

Kapan Cuci Darah Diperlukan?

Kondisi ini biasanya terjadi pada penderita gagal ginjal kronis stadium 5, yakni saat fungsi ginjal telah hilang sekitar 85 hingga 90 persen. Dalam kondisi tersebut, cuci darah diperlukan untuk menggantikan sebagian fungsi ginjal yang rusak sekaligus mencegah berbagai komplikasi serius yang dapat mengancam kesehatan pasien.

Manfaat Hemodialisis

Prosedur hemodialisis membantu membersihkan darah dari racun dan kelebihan cairan yang tidak dapat disaring oleh ginjal yang rusak. Dengan demikian, pasien dapat terhindar dari komplikasi seperti penumpukan cairan di paru-paru, gangguan elektrolit, dan kerusakan organ lainnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penting bagi pasien gagal ginjal kronis untuk menjalani hemodialisis secara rutin sesuai anjuran dokter. Frekuensi dan durasi cuci darah disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, umumnya dilakukan tiga kali seminggu selama beberapa jam setiap sesi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga