Ahli Gizi Unimus Ingatkan Makanan yang Harus Dihindari Saat Buka Puasa
Makanan yang Harus Dihindari Saat Buka Puasa Menurut Ahli

Umat Islam di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ibadah ini dilakukan dengan menahan hawa nafsu, termasuk tidak makan dan minum sejak waktu imsak hingga terdengar azan Maghrib sebagai tanda berbuka.

Peringatan Penting dari Ahli Gizi

Dalam konteks ini, ahli gizi dari Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Toto Sudargo, memberikan peringatan krusial. Ia menekankan bahwa ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat waktu berbuka tiba.

"Penting untuk memilih makanan yang sehat dan baik bagi pencernaan ketika berbuka puasa. Hal ini karena tubuh tidak menerima asupan makanan selama sekitar 13 jam atau lebih selama berpuasa," jelas Toto Sudargo kepada media pada Jumat, 20 Februari 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Alasan Dibalik Rekomendasi Ini

Puasa yang berlangsung lebih dari setengah hari membuat sistem pencernaan berada dalam kondisi istirahat. Mengonsumsi makanan yang tidak tepat secara tiba-tiba dapat membebani organ pencernaan dan menyebabkan ketidaknyamanan, seperti kembung atau gangguan lambung.

Oleh karena itu, pemilihan menu berbuka yang tepat bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga langkah preventif untuk menjaga kesehatan selama bulan Ramadhan. Makanan yang mudah dicerna dan kaya nutrisi menjadi pilihan utama untuk mengembalikan energi tanpa menimbulkan shock pada tubuh.

Dengan memperhatikan saran ahli ini, diharapkan ibadah puasa dapat berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan, sehingga umat Islam dapat menjalankan aktivitas lainnya dengan optimal selama bulan penuh berkah ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga