Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang dilaporkan hanyut saat bermain di Sungai Ciliwung, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad korban setelah melakukan pencarian selama beberapa hari.
Kronologi Penemuan
Dalam keterangan resmi yang diterbitkan pada Jumat (24/4/2026), Tim SAR menyatakan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan pada Kamis (23/4) sejauh 7 kilometer dari titik awal korban dinyatakan hilang. Setelah ditemukan, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk proses lebih lanjut.
Kejadian Awal
Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (20/4) siang, sekitar pukul 11.30 WIB. Kapolsek Sukaraja Kompol Ade Rahmat menjelaskan bahwa kecelakaan berawal ketika dua orang teman korban sedang bermain di pinggir Sungai Ciliwung. Korban kemudian datang dan bergabung untuk ikut bermain. Namun, setelah beberapa saat bermain, korban terbawa arus sungai yang deras.
Kedua teman korban sempat berusaha menyelamatkan, tetapi tidak berhasil karena arus sungai yang besar. Mereka akhirnya meminta pertolongan kepada seorang saksi, yaitu penjual batagor di pinggir jalan. Sayangnya, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil dan korban dinyatakan hanyut.
Proses Pencarian
Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai instansi melakukan pencarian selama beberapa hari. Pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Ciliwung dari titik awal korban hanyut. Akhirnya, pada hari Kamis, jasad korban ditemukan dalam jarak yang cukup jauh dari lokasi kejadian.
Keluarga korban menerima kabar duka ini dengan penuh kesedihan. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat anak-anak bermain di dekat sungai, khususnya saat musim hujan yang menyebabkan arus sungai menjadi deras.
Imbauan Keselamatan
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak mereka saat bermain, terutama di area yang berbahaya seperti sungai. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko bermain di sungai, terutama saat kondisi arus tidak bersahabat.



